Posts

Showing posts from August, 2011

Tradisi Bikin Kue Lebaran

Image
Hhhmmmm.....Lebaran beberapa hari lagi. Kesibukan akhir-akhir untuk bikin kue Lebaran semakin menjadi-jadi tuh. Di keluargaku sudah jadi tradisi kali ya kalo bikin kue Lebaran tuh pasti gak pernah ketinggalan hidangan yang 3 macam. Maksudnya untuk jenis snack-nya, yaitu kue nastar, kastengels dan kacang bawang. Ketiga jenis penganan tersebut gak pernah absen dari atas meja, baik meja makan ataupun meja tamu.

Kalau Ada Yang Dekat Kenapa Harus Yang Jauh.

Halo para blogger yang setia berkunjung ke blogku ini, udah kurang lebih satu minggu aku gak ngisi postingan nih. Ingat akan pesan dari Vavai Masin dan Bang Aswi bahwa kalo emang mau nulis ya tulis aja. Gak usah ragu gimana nanti penilaian orang terhadap tulisan kita. Nah aku jadi semangat nih mau nulis tentang suatu tempat makan hidangan laut.  Biasanya aku dan keluarga selalu pergi ke Ancol untuk menyantap hidangan laut ini dan tempat yang jadi incaran kami pastilah yang bernama Bandar Djakarta. 

BER-NARCIS-RIA BOLEH DONK....

Image
Sambil praktek photofunbox aku jadi ikut-ikutan temen blogger yang juga bikin gambar seperti ini di blognya. Kalo gak salah Sang Cerpenis Bercerita
yang manis dan genius itu lho.............
Maaf ya mbak yang manis, bunda jadi ngopi ide nih.


Ehem.....ehem.....ABG dibalik tirai..........menanti sang Fatamorgana
Hhmmm.....tu cowok-cowok guanteng pada ngapain sih????
Yeee....pada terpesona sama senyum si ABG maksudnya
Angkatan Buyutmu...... Gan
Bertabur bunga dulu ah, sebelum ditaburin bunga,hiks, hiks, hiks.

Cerita Bahasa Cinta SEBUAH FATAMORGANA..............

Waktu terus bergulir dan kini kami menapaki tahun ke-empat dalam jalinan sebuah komunikasi. Bukan sebuah jalinan melalui online. Tapi benar-benar jalinan komunikasi secara offline yang tertata dengan apik. Antara aku dan dia. Katakanlah sebuah jalinan antara generasi kesatu dengan generasi kedua. Aku tak peduli. Diapun tidak. Setiap kali kami bertatap mata selalu saja timbul debar didadaku. Setiap kaitan jemari ketika dia membimbingku mampu mengirimkan aliran yang dahsyat menyenangkan. Aku tak mengira bahwa setelah dua tahun berjalan aku belum juga bisa menerka apa yang sebenarnya sedang terjadi diantara kami. Ternyata usia yang melibatkan kami seolah tidak ada artinya bagi kami. Dari waktu ke waktu jalinan yang aku sendiri tidak tahu apa namanya. Persahabatankah? Percintaankah? Atau hanya sebuah petualangan biasa ini semakin menyenangkan. Dia ada tapi tiada. Seperti sebuah fatamorgana. Menyilaukan mata ketika dipandang dari kejauhan. Memberikan kesejukan ketika tahu bahwa tersedia, …

Kapan Lagi?

Image