Monday, April 30, 2012

Gathering - Kumpulan Emak-Emak Blogger


Berfoto bareng Mak Sari Melati (makmin KEB)
Asyiiik….bunda merasa beruntung banget udah bisa hadir di acaranya Gathering Kumpulan Emak-Emak Blogger, Minggu, 29 April 2012.  Perjalanan bunda dengan mobil yang berwarna kuning alias taxi tarip bawah, qiqiqiii....dituntaskan dalam waktu 40 menit. Karena arahan sangat jelas jadi gak nyasar, pas nanya, pas itulah gedungnya, hehehehehe…. Bunda jadi bisa bertemu muka dengan salah satu anak online bunda yang paling brilliant tuh yang sering pake nama “Tebak Siapa Aku”, ya betul-- gak lain aitulah  Una. Bunda juga seneng banget kenal sama beberapa "makmin"  KEB secara langsung: Mira Ayank, Sari Melati, Nike Rasyid dan Indah Julianti.

Tebak Siapa Aku? Aku tahu, hehehe...

Acara dibuka oleh  mbak Sumiyati Sapriasih.pada kurang lebih jam 14.00 (jadwal acara dimulai 13.30).


Acara diadadakan di lantai 3…..wah3x (dalam hati) koq liftnya nyeremin banget sih, masih berupa kerangka besi gitu….namun sesampainya di lantai 3, wooow….ruangannya aduhaaai...., dingin, berkarpet……… Oops, lupa kasihtau kalo acaranya tuh di Gedung IDC (Internet Indo Data Center Indonesia) – mudah2an gak salah catet nih!! 

Hampir seluruh acara dipandu oleh mbak Mira Ayank (Admin. KEB).

Mak Mira Ayank sedang cuap-suap yang bikin acara semakin seruuu!!!.
Acara: Gathering bertema – Smart Mom, Smart Family; sub tema: Blogger Perempuan dan Internet Sehat u/Keluarga.

Pembicara awal adalah mbak Eka Situmorang seorang blogger yang sudah lama berkecimpung dalam dunia per-blogging-an.  Mbak Eka memberikan a.l. tips blogging yaitu: Be focus, Be unique dan Be consistant. Menurut mbak Eka dalam blogging harus memikirkan content, karena Content Is The King. Juga authenticity (keaslian, kebenaran) isi postinglan. Mendengar semua ini bunda langsung merasa bahwa bunda belum ada apa-apanya di dunia blogging ini, jadi harus banyak belajar, belajar dan belajar.  Banyak ilmu tentang blogging yang bisa bunda serap dari penjelasan mbak Eka. Kemudian disusul oleh pembicara berikut yaitu Mbak Isnuansa yang juga seorang blogger handal, pernah mendapat undangan ke Hong Kong hanya karena menjadi seorang blogger untuk sharing tentang rahasia blogging. Sungguh menyenangkan! Kapan ya bunda bisa mendapat undangan ke Luar Negeri dengan kapasitas sebagai seorang blogger handal, hehehe……mimpi-kallleee.com.


Yang menarik dan bikin audiences siaga selama acara adalah ketika mbak Mira Ayank mengatakan bahwa setelah para pembicara selesai akan diadakan kuis dan sesi tanya-jawab. Yang mengajukan pertanyaan ataupun yang menjawab dengan benar akan mendapat hadiah. Yeeee….bukan cuma anak kecil yang seneng sama hadiah…………para emak yang muda dan yang tua pun seneng donk kalo dapet hadiah. Jadi mau gak mau para emak menyimak dengan baik, alhasil hampir semua fokus kepada pembicara, sekaligus isi pembicaraan. Selain itu karena “dress code” untuk acara ini adalah PINK,  tak luput hadiah-hadiah pun diberikan untuk empat orang yang berpakaian paling serasi sesuai ‘dress code’ acara. 


Sesuai tema acara – Smart Mom, Smart Family dan sub-tema: - Blogger Perempuan dan Internet Sehat u/Keluarg --  KEB mengundang ICT Watch lengkap dengan pembicaranya mbak Dewi Widya Ningrum. Juga Mas Acep Syaripuddin memberikan penjelasan atas beberapa pertanyaan dari para emak.

Mbak Dewi dari ICT Watch secara gamblang mengupas tentang Internet Sehat.

Sebelum acara usai ada dua poin di acara ini yang akan bunda ceritakan:

Pertama  -- para emak diajak berkeliling untuk melihat ada apa sih di gedung IDC ini. Istilah yang dipakai oleh mbak Mira Ayank keren banget: para emak mau diajakd travel, hehehehe.....senengnya! Siapa ? Siapa coba yang gak seneng travel.
Temporary lift yang bikin dag-dig-dug ketika naik!


Di Gedung ini ternyata, sesuai namanya -- Internet Indo Data Center Indonesia -- disimpan data-data server dari sekian banyak perusahaan/lembaga/perorangan. Ruangannya? Ya ampun, dingin banget karena suhu di ruangan ini 19 derajat Celcius. Ruangan selalu harus dalam keadaan hidup alias listrik gak boleh padam. Dalam hal listrik padami, secepat kilat akan digantikan oleh Generator Sets yang ada siap menggantikan fungsi listrik --  dua buah GenSet berkapasitas besar (2 Mega) siap digunakan. Hebat euy!!!

By the way.........data-data blog "kita" menurut keterangan juga tersimpan disini lho! Di ruang data center ini terbagi dalam rak-rak dan tiap rak itu disewa oleh satu perusahaan/lembaga/perorangan. Perusahaan/lembaga/perorangan bisa menyewa lebih dari satu rak, biaya penyewaan adalah kira-kira Rp. 7 juta/per bulan. Ada juga yang disebut Meet Me Room -- dimana seluruh Operator  terpusat disini. Diruang inilah kunci semuanya, maksudnya tombol-tombol telah di set sedemikian rupa untuk melayani kebutuhan pelanggang apabila ada perubahan  -- tidak perlu menarik lagi kabel-kabel yang diperlukan, tapi cukup hanya dengan meng-klik atau menekan tombol-tombol dari ruang Meet Me Room ini. Canggih! 
Lemari-Lemari dengan dekorasi indah di ruang Data Center

Emak sedang terpesona melihat lemari-lemari indah diruang Data Center yang dingin bikin betah, hehe..
  
Kedua --  ya ampuuun.... ada acara wawancara pula oleh mbak Dewi dari ICT. Wawancaranya berlangsung lumayan lama. Mula-mula sih bunda pede banget di wawancarai ala Seleb, prikitiewww.....menjawab pertanyaan dengan santai, pede dan lugas, tapi lama-lama (sangking lamanya wawancara) koq jadi rada-rada  "grogy", hiks, hiks....... mbak Dewi.....mbak Dewi.........kenapa sih bunda di wawancaranya lama banget!! (tapi sueneng lho............lebay si bunda, hahahahaha.........)


Mbaaak Dewiiiiiii..........interviewnya lama banget, bunda jadi grogy...........

Itulah kira-kira pengalaman bunda yang bunda bisa share untuk para blogger.berkenaan dengan undangat dari KEB dalam acara gathering-nya. Mudah-mudahan bermanfaat. 

Kurang lebihnya bunda mohon maaf kalau ada penjelasan yang kurang pas.

Sunday, April 29, 2012

Potret Kartini Masa Kini: Aktifitas Perempuan di Belakang Layar

Tidak sedikit wanita-wanita yang memegang peran penting, baik di rumah tangga, kantor atau dalam dunia usaha, bahkan sudah banyak bukti menunjukkan banyak dari wanita-wanita ini yang menjadi orang-orang penting dalam pemerintahan. Banyak sudah berita yang mengupas tentang mereka. Karena itu aku tidak akan membahasnya lagi disini. Aku mau mengupas yang lain, hehehehehe......yaitu tentang "Aktifitas Perempuan di Belakang Layar". Sebegitu pentingkah mereka sehingga aku buat postingan dengan judul "Aktifitas Perempuan di Belakang Layar" ini?.

Para wanita yang hebat yang aku sebutkan diatas pastilah memerlukan mereka yang aku sebut berada di belakang layar. Tanpa mereka bukan hal yang mungkin mereka, para wanita pejabat, pengusaha, atau profesi apa pun akan kelabakan dan dibuatnya pusing tujuh keliling, hahahaha..... Karena keberadaan mereka, segala tugas dan kewajiban para wanita hebat, wanita terkenal atau apa pun namanya tidak akan berjalan dengan mulus. Sebutan yang aku berikan di postingan ini adalah "Aktifitas Perempuan di Belakang Layar". Sejatinya memang peran mereka tidak menonjol, tidak terlihat penting, tapi coba aja pada hari Raya Idulfitri ataupun Hari Natal, tanpa mereka, 90% kesibukan pasti membuat para wanita/ibu-ibu jadi meningkat, mungkin 300%, hehehehe...... Mereka juga layak disebut Kartini Masa Kini. Coba ikuti beberapa foto yang terpampang di postingan ini yang langsung menggambarkan aktifitasnya sebagai Kartini masa kini yang beraktifitas di belakang layar.

Ia bernama Aan, single parent, sudah 3 tahun membantu keluarga anakku. Aktifitasnya sebagai salah satu dari mereka yang berada di belakang layar  untuk menafkahi 2 orang anak, kedua orang tuanya yang sudah berusia 70 dan 80 tahun. Perjuangan seorang Kartini masa kini. Tanpanya anakku sulit untuk menunaikan tugasnya sebagai pegawai kantoran. Loyalitasnya telah teruji. Kejujurannya boleh mendapat acungan jempol. Dalam satu tahun ia hanya pulang kalau hari raya, namun ia mempunyai hak cuti tiap bulan 2 hari. Ia bisa mengunjungi familinya yang tinggal di Jakarta, dan apabila  cutinya tidak diambil, maka ia akan menerima kompensasi berupa uang jajan. Ia telah menginspirasi aku untuk membuat postingan ini.


Aktifitasnya untuk urusan dapur pun beres. Masakannya oke punya. Siapa yang bilang ia tidak berhak menyandang predikat Kartini Masa kini? Perjuangannya selama bekerja telah mampu mengganti atap rumah yang semula beratap daun rumbia, kini sudah berganti dengan asbes, begitupun lantai rumah yang semula tanah sudah berlantai semen.

Last but not least aktifitasnya untuk kebersihan rumah ini telah menggiring anak perempuannya dikampung (Kuningan), yang berumur 8 tahun, kelas 3 SD menjadi Juara Kelas dan Juara Lomba Mengaji. Semangat aktifitasnya menularkan semangat yang tinggi kepada anak perempuannya. Dan inilah profilnya ketika ia berdandam untuk ikut bersama kami makan di sebuah restoran, kami duduk di satu meja yang sama. Tidak ada perbedaan status. Ia adalah sosok dibelakang layar keluarga anakku. Semoga statusnya akan segera berganti, walaupun kami harus kehilangan dia.

Tulisan ini  diikutsertakan pada Kontes Blogger Kartinian yang diselenggarakan oleh Blog Ceritayuni yang disponsori  oleh Blogdetik dan Blogcamp Group.

Blogger Kartinian Yuuuuuk.........

Nimbrung di blognya  http://erryandriyati.blogdetik.com/2012/04/21/kuis-slogan-gaul-kartini-modern/

Ikutan ah sama yang muda-muda nih:

Nama: yati rachmat
Kategori 1:
Kepolosan WANITA sebagai isteri seringkali dimanfaatkan oleh suami untuk berselingkuh dan berbohong. Menyakitkan…….. Bangkitlah wahai wanita-wanita yang polos, tepuk dadamu dan katakan “Aku adalah Kartini masa kini”. (jangan maen-maen lo ma gw, hahahahaha…………..)

Nama: yati rachmat
Kategori 2:
“Wanita yang pintar adalah wanita yang menikah tanpa mempetaruhkan cintanya, tapi mengincar harta kekayaan calon suami–hidup cuma sekali, babe…kesenangan dulu baru kesolehan, hahahahaha………(durjana kau! Neraka tempatmu!)


Dasar banci kontes...........ikutan lagi di blognya Iyha:  http://advertiyha.blogdetik.com/2012/04/21/bloggerkartinian-kartini-itu-apa/

Iyhaaaa……….akhirnya dipagi ini begitu aja mengalir yang dibawah ini. Ngasal tapi gak asal-asal-an, hehehehe:
Keluwesan Kartini adalah lambang wanita Indonesia
Anggun menyertai gerak-gerik gemulainya
Ramah-tamah sebagai imbuhan terdahsyatnya
Teliti dan objektif dalam tindakannya
Inti dari keseluruhan citra wanita Indonesia
Nasionalisme memperkokoh identitasnya
Idealisme yang mengagumkan adalah miliknya


Iyha, akhirnya dalam 10 menit jadi setelah sms-an dapat inspirasi begitu aja. Sing penting kan partisipasinya. Ya toh? Siapa sih yang gak mau menang? Hayyyoooo…….

Friday, April 27, 2012

Anak-Anakku Adalah Hari Depan Bangsa..

 


Aku bersyukur dilahirkan sebagai seorang bayi perempuan, tumbuh menjadi remaja dan akhirnya dicintai oleh seorang pria yang menobatkan aku sebagai ratu tangga. Aku hanya mengenal ibu yang melahirkan aku hingga berusia 7 tahun saja, sehingga wajar jika kemudian terbentuk sebuah motto dalam diriku bahwa aku akan memenuhi sesempurna mungkin segala kebutuhan anak-anakku kelak. Bagiku anak-anakku adalah pertamata-permataku yang tak mungkin bisa ditukar oleh apa pun. Aku menyayangi mereka, terlepas dari yang kulahirkan adalah seorang Kartini atau "Kartono", hehehehehe.... Anakku berjumlah lima orang, tiga orang srikandi dan dua orang arjuna.



Memang aku sudah ditakdirkan untuk menjadi tulang punggung keluargaku, jadi beban itu aku emban dengan senang hati. Sejak anak pertamaku lahir dan  berumur enam bulan, aku harus ikhlas meninggalkannya bersama pengasuh karena tugasku sebagai karyawan sebuah kantor. Namun ASI tetap aku berikan untuk kesehatan my baby. Lho koq bisa? Bisa-lah kan ada botol susu yang aku penuhi dengan ASI untuk dimasukkan ke dalam kulkas persediaan  minum siang/sore hari. Bila stok  ASI tidak cukup aku instruksikan kepada si mbak untuk membuat air "tajin" dari beras merah.


Cara ini yang aku ikuti untuk "nyetok" ASI (Sumber gb.garasimama.com)



Makanan pun aku siapkan sebelum aku berangkan ke kantor: nasi tim lengkap (berbagai sayuran silih berganti aku campurkan, daging, putih telur, garam) untuk 2 x makan. Kemudian aku ajarkan kepada pengasuh bagaimana caranya untuk membuat juice buah. Alhamdulillah semua berjalan lancar, anakku sehat dan berat badan sesuai dengan KMS (Kartu Menuju Sehat). Sistim ini terus aku terapkan hingga lahir anakku yang kelima. Alhamdulillah dengan cara pengontrolan dan sedikit extra kerja sebelum ke kantor, anak-anakku tumbuh sehat. (Catatan: menurut orang tua-tua jaman dulu katanya kalau sejak awal anak-anak diperkenalkan dengan berbagai macam sayuran dari berbagai rasa, maka setelah besar anak-anak itu akan menyukai sayuran. Believe it or not!, tapi aku mengikuti arahan ini)..
Nasi tim lengkap u/my baby, kandungan nutrisinya oke banget (Sumber gb:menumakananbalita.com)



Disamping kesehatan jasmani untuk anak-anakku yang akan menjadi penelrus bangsa ini, aku juga men-trapkan keseimbangan rohani. Mereka rata-rata menamatkan sekolah Madrasah sampai kelas lima. Kemudian mengikuti pengajian dirumah. Semua ini adalah untuk pembinaan mental mereka agar mereka menjadi anak-anak yang mumpuni. Wanita-wanita lain selain aku yang sangat berperan dalam pertumbuhan anak-anakku adalah para pengasuh sekaligus pembantu rumah-tangga. Mereka tiga orang kakak beradik. yang dengan penuh dedikasi dan dengan loyalitas yang tinggi menjaga rumahku dan anak-anakku dengan baik..

 Ketika mereka menikah (anakku yang terkecil sudah berumur 12 tahun) sebuah perpisahan bak akan berpisah dengan anak sendiri, baik aku terhadap mereka ataupun mereka terhadap anak-anakku, sangat penuh dengan suasana haru. Mereka , wanita-wanita yang juga ikut andil sebagai PROMOTOR kesehatan keluargaku. Mereka yang menjadikan aku bisa dengan tenang bertugas untuk menopang keluargaku. Tanpa mereka instruksi apa pun yang aku berikan tidak akan terlaksana dengan baik. Anak-anakku tidak akan tumbuh sehat menjadi penerus bangsa.


Sumber gb.silktm.com--Keluarga bahagia melahirkan generasi penerus yang sehat dan cerdas..

Bila semua wanita yang menjadi ibu menerapkan prinlsip hidup sehat dengan memberikan makanan yang sehat sejak dini, serta kasih yang penuh, Insya Allah pertumbuhan anak pun akan menjadi sehat, subur, kecerdasan otak sudah akan terbentuk pula sejak dini. Sebagai wanita pekerja kebersamaan dengan anak-anak sangatlah penting untuk perkembangan jiwa anak. .Dan ini ditentukan oleh quality bukan oleh quantity yang mampu membentuk anak-anak untuk menjadi pribadi-pribadi yang penuh kasih sayang dan peduli seperti layaknya kita sebagai wanita dan ibu yang sangat mengasihi mereka dengan sepenuh cinta.


.
 
tulisan ini ditulis untuk mengikuti lomba blog yang diselenggarakan oleh Liza Fathiariani dan disponsori oleh Blogdetik , Kamoe Publishing Forum Lingkar Pena Aceh , Piyoh Design , Rise Up Coffeehouse, Kedai Bandar Buku, falyadesign.com | Your Design Partner”