Thursday, June 30, 2011

KEISTIMEWAAN BULAN RAJAB (II)

Dalam bulan Rajab ada tiga tahapan yang setiap insan muslim boleh menjalankannya sesuai dengan kemampuannya. Pada tiap tahapan masing-masing memiliki "Tasbih Rajab", dibaca setiap ba'da subuh sebanyak 100x sbb.:

1. 10 hari pertama dari tgl. 1 s/d 10 bulan Rajab: Subhaanalloohil-hayyil qoyyuum
(Artinya: Maha Suci Allah Yang Maha Hidup,Maha Berdiri Sendiri.)

2. 10 hari kedua dari tgl. 11 s/d 20 bulan Rajab: Subhaanalloohil ahadisshomad
(Artinya: Maha Suci Allah, Yang Maha Esa, Tempat Berlindung.

3. 10 hari ketiga dari tgl. 21 s/d 30 bulan Rajab: Subhaanallohirrouuf
(Artinya: Maha Suci Allah, Yang Maha Kasih.)

Catatan: Jumlah berpuasa di bulan Rajab TIDAK DIBOLEHKAN menyamai jumlah berpuasa di bulan Ramadhan.

Hal-hal (do'a-do'a) yang bisa dan yang mampu kita lakukan di bulan Rajab adalah juga sbb.:

1. Membaca "Istigfar Rajab" pada hari JUM'AT AWAL BULAN RAJAB -- pagi hari dan sore hari masing-masing 70x, sambil mengangkat tangan seperti berdo'a:

Allohummaghfirlii marhamnii wa'tub 'alayya
(Artinya: Ya Allah, ampunilah (dosa) hamba, kasihanilah hamba dan terimalah tobat hamba.

2. Setiap hari selama bulan Rajab bacalah Surah Al-Ihklas sebanyak 11x

3. Membaca "do'a Rajab" pada tanggal 27 Rajab
(dibaca pada malam tgl. 27 atau pada siang hari tgl. 27 Rajab):

"Alloohumma bimasyaahadati asrooril muhibbiin, wabilkholwatillatii khosshuoshta bihaa
sayyidal mursaliin, hiina asroita bihi lailatassaabi'i wal-isyriin,
antarhama qolbiil haziin, watujiiba da'watii
yaa akromal-akromiin

(Artinya: "Ya Allah dengan kesaksian rahasia orang-orang yang mencintainya dan dengan
kholwat (ibadah) yang Kau khususkan terhadap junjungan para Rosul,
tatkala Engkau isrokan dia pada tanggal 27 Rajab,
maka kasihanilah hatiku yang sedih ini
dan kabulkanlah do'aku,
Wahai Yang Maha Mulia").


Ganjaran bagi yang berpuasa 1 hari pada tanggal 27 Rajab ini: akan mendapatkan pahala seperti ia berpuasa 5 tahun.


4. Pada hari JUM'AT TERAKHIR di bulan Rajab membaca do'a, mohon agar rizki tidak putu-putus. (Untuk Pria: dibaca ketika Khotib berada di mimbar. Untuk Wanita, dibaca tepat waktunya ba'da sholat dluhur)

Ahmadu rosuululloohi, Muhammadurrosuululloh ---------sebanyak 35x
(Artinya: Nama Ahmad atau Muhammad adalah Utusan Allah).

5. Perbanyaklah dalam bulan Rajab ini untuk membaca Sholawat.

(SELESAI)

Wednesday, June 29, 2011

KEISTIMEWAAN BULAN RAJAB (I)

Saran utama:
Hari ini, Rabu, 29 Juni 2011 bertepatan dengan jatuhnya tanggal 27 bulan Rajab. Ada "do'a Rajab" yang baik sekali untuk dibaca hari ini s/d menjelang magrib: "Alloohumma bimasyaahadati asrooril muhibbiin, wabilkholwatillatii khosshoshta bihaa sayyidal mursaliin, hiina asroita bihi lailatassaabi'i wal-isyriin, antarhama qolbiil haziin, watujiiba da'watii yaa akromal-akromiin = Ya Allah dengan kesaksian rahasia orang-orang yang mencintainya dan dengan kholwat (ibadah) yang Kau khususkan terhadap junjungan para Rosul, tatkala Engkau isrokan dia pada tanggal 27 Rajab, maka kasihanilah hatiku yang sedih ini dan kabulkanlah do'aku, Wahai Yang Maha Mulia".
Ganjaran bagi yang berpuasa 1 hari pada tanggal 27 Rajab ini: akan mendapatkan pahala seperti ia berpuasa 5 tahun.


Beberapa waktu yang lalu aku membaca blog Masim Vavai Sugianto yang jago IT itu. Ada satu postingan yang berbunyi (kalau gak salah): "Kalau mau menulis, tulis aja". Antara lain Vavai juga menulis kira-kira begini: "jangan pedulikan apa pendapat orang lain tentang tulisanmu". Pagi ini aku cari tuh blog yang berisi postingan tsb. koq ya gak ketemu. Ya, udahlah. Aku akan ikuti aja sarannya secara sekarang aku lagi kepengen banget nulis. Walaupun aku search di google udah banyak banget yang nulis tentang hal yang berhubungan dengan judul diatas, tapi gak ada salahnya aku nulis lagi dengan versi yang berbeda. Iya gak sih? Supaya keinginan aku untuk menulis pagi bisa terlaksana, hehehehe.........
Sudah pasti postingan ini "agak" terlambat, tapi setiap tahun akan ada bulan Rajab, bukan?. Jadi gak ada salahnya kalo saya berbagi dengan anda.

Berikut ini adalah "kutipan" yang kudapat dari Ustadzah (Hajjah Edah),Guru Mengaji-ku.

Bulan Rajab artinya bulan agung atau bulan yang dihormati, juga disebut bulan Allah karena pada bulan ini Rosulullah SAW menghadap Allah untuk menerima perintah sholat wajib lima waktu dan pada bulan ini Allah melimpahkan keridoan kepada mereka yang berpuasa. Bulan Rajab termasuk "asyhurul hurum" (هوروم) yaitu bulan yang dihormati/dimuliakan. Kenapa saya sisipkan aksara Arab? Karena hampir disemua tulisan yang saya baca adalah diterjemahkan sebagai bulan haram. Bulan yang dimuliakan ini ada 4 yaitu: Zulqa'dah, Qulhijjah, Muharram dan Rajab. Bulan Rajab merupakan bulan persiapan dan latihan untuk menghadapi bulan suci Ramadhan. Dalam bulan Rajab cukup banyak pahala yang diberikan kepada mereka yang melakukan amal ibadah.


Ibadah di bulan Rajab:
Malam tanggal satu (sebaiknya ba'da magrib) membaca sholawat "husnul khotimah" 10x: Alloohumma sholli'alaa sayyidinaa Muhammadin wa'alaa aalihi washohbihi bi'adadi kulli maa jaroo bihil qolamu = Ya Allah limpahkanlah sholawat (kesejahteraan) kepada Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya sebanyak goresan pena.
Hari tanggal satu, berpuasa sunt sebagaimana hadist Nabi (Ibnu Abbas): Barangsiapa berpuasa diawal bulan Rajab dapat menghapus dosa tiga tahun kebelakang. Berpuasa sunah di bulan Rajab tidak hanya harus pada tanggal satu saja, tapi boleh dilakukan kapan saja, sebanyak-banyaknya, asal kurang dari jumlah hari bulan itu. Artinya tidak boleh satu bulan penuh sehingga menyamai puasa di bulan Ramadhan.
Diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa di surga ada sebuah sungai yang bernama "sungai Rajab" yang airnya putih lebih putih dari susu, rasanya manis lebih manis dari madu dan baunya harum lebih harum dari minyak wangi yang terharum. Barang siapa yang berpuasa satu hari di bulan Rajab, maka ia dapat memanfaatkan sungai tsb. Pahala lain yang diperoleh orang yang berpuasa di bulan Rajab, mendapat ampunan Allah dan pada hari qiyamah tidak merasa lapar dan dahaga. (bersambung)




Tuesday, June 28, 2011

LOMBA DUNIA MAYA -- MANISNYA PERSAHABATAN.



Aku persembahkan kisah nyata Dunia Maya ini untuk seorang pakar Internet Marketing yang paling kondang. Siapa yang gak kenal Internet Marketer nomor wahid di dunia Bisnis Online: JokoSusilo, Pengelola Formulabisnis. Bagiku Formulabis telah secara tidak langsung mengantarkan aku menjadi seorang yang percaya diri dan mempunyai prinsip positif thinking.

Perkenalanku dengan dunia maya tak bisa lepas dari ketrampilan jari-jemariku ketika melakukan browsing diatas ke-board komputer. Berawal dari keinginanku yang menggebu untuk bisa menangguk uang sendiri melalui dunia maya. Hampir setiap hari aku meluangkan waktu untuk duduk ber-jam-jam di Warnet. Maklum komputer dirumahku belum tersambung dengan Internet. Banyak berita di Internet yang menonjolkan nama-nama orang yang telah berhasil meraup penghasilan segudang, hanya dari ketekunan menjalankan bisnis online. Apa itu Bisnis Online alias bisnis di dunia maya? Sesuatu menggelitik dengan dahsyatnya didada si tua renta ini untuk mencobanya. Ya, betapa tidak, karena usiaku saat mengenal dunia maya adalah 68 (baca: enam puluh delapan) tahun. Bulan Maret tahun 2009 aku ingat betul ketika itu awal jari-jemariku berhasil
menemukan suatu penampilan di layar monitor yang amat menarik. Pandangan ini terpaku
pada beberapa baris yang diam tak bergerak. Dada ini jadi gedebak-gedebuk. Inikah lyang kucari? Tanya itu terus muncul semakin menguatkan keinginanku. Lihatlah betapa menariknya deretan kata-kata itu. Siapapun pasti akan tergelitik untuk meng-kliknya:

Rahasia Tersembunyi Metode Mencari Uang
di Internet Akhirnya Diungkap...

Jika And
a Bisa Mengetik dan Mengakses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang Melimpah dari Internet... Hanya Jika Anda Tahu Cara


Semua kriteria yang diminta aku miliki: Mengetik? Itu aku banget. Juara ke-2 Typing Speed versi sebuah Akademi AMI/ABI tahun 1978 pernah aku gondol. Mengakses Internet? Di dunia ini pun aku sudah mulai kecanduan. Jadi tunggu apa lagi? Tanpa ragu aku langsung meng-klik link tersebut dan jadilah aku Reseller dari Formulabisnis. Aku mulai aktif dengan link URL yang kudapat dari Formulabisnis. Menjadi Reseller Formulabisnis dianjurkan untuk memiliki sebuah blog, antara lain untuk lahan berpromosi. Berkat arahan dari Pak Jokosusilo ini aku pun mulai membuat sebuah blog dan mengisinya dengan postingan se
bisaku. Akupun dianjurkan untuk membuka jejaring pertemanan melalui facebook. Itupun aku lakukan dengan serius.

Waktu terus berjalan.....kini bulan Juni tahun 2011 akan kutinggalkan. Berarti aku telah berkecimpung di dunia maya hampir 3 (tiga) tahun, dan usiaku telah memasuki 72.

Kembali kepada judul Kisah Nyata Dunia Maya yang sedang kugarap ini. Entah kenapa judul "Manisnya Persahabatan" begitu saja muncul dan tertoreh diatas postinganku. Sementara otakku menerawang entah kemana mencari ide untuk bisa menyelesaikan tulisan ini. Sebuah ide yang akan membuat tulisanku semenarik mungkin, hehehehehe..... Setiap orang yang normal pasti memiliki keinginan , yaitu ingin agar tulisannya menarik. Menarik bukan saja untuk para Juri, tetapi juga bagi siapa saja yang sempat mampir ke blogku dan membaca Kisah Nyata Dunia Maya ini. Bisakah aku? Mampukah aku? Tentunya waktu dan keseriusan aku yang akan menentukan.

Seiring dengan berjalannya waktu, semakin bertambah jua jumlah temanku di dunia maya. Mereka kagum dan salut dengan keterlibatanku di dunia maya, terutama dalam menjalankan Bisnis Online. Mereka peduli. Mereka kagum. Pastinya bukan kagum pada kehebatan yang tidak aku miliki, tetapi pada jumlah bonus usia yang dikaruniakan Allah kepadaku, hehehehee.... Alhamdulillah pada usia ini aku masih mempunyai semangat untuk memberikan tugas kepada otakku. Aku tidak ingin cepat menjadi pikun, karena itu aku selalu berusaha untuk mengasah otakku. Aku selalu berusaha untuk bersahabat dengan dunia maya. Tidak mengertikah anak-anakku akan keinginanku ini? Sebuah keinginan yang layaknya harus mereka kagumi dan mereka dukung. Dikelak kemudian hari apabila Allah memberikan bonus usia lebih banyak lagi aku tidak akan terkapar diatas tempat tidur dirumah Jompo atau sejenisnya. Setidaknya mereka tidak akan terlalu direpotkan oleh adanya si tua renta ditengah mereka.

Sudah sering kali aku mengirimkan link-ku ke wall mereka di fesbuk tentang hasil kerjaku, hasil karyaku berupa postinganku. Namun sejauh ini tak pernah ada komentar apa pun dari mereka. Kenapa hati mereka tidak tersentuh untuk meneliti sejenak apa yang menyebabkan aku begitu asyik dan tekun di depan komputerku. Haruskah aku bersedih? Mestikah aku berhenti dari kegiatan yang menyenangkan ini? Sedangkan jauh di luar sana, di dunia maya, berdatangan ucapan salut dan kekaguman atas kegigihan aku menulis berbagai postingan. Mengikuti berbagai Kontes atau Lomba Menulis, walaupun akhirnya aku masih terus harus terhempas jauh melesat keluar tanpa menyandang satu predikat apapun. Aku tidak peduli. Aku harus terus berusaha. Dan aku harus terus menulis untuk mengasah otakku.

Dunia Maya memberikan suatu arti tersendiri bagiku. Persahabatan secara online yang begitu manis pun mulai terbina. Bermula dari kepedulian seorang karibku di dunia maya Yusi Setiawati yang menulis tentang aku di website-nya berjudul: Kisah Nenek 70 Tahun Ikut Kontes. Ho-ho-ho....Opo ora hebat (baca: hebat karena jumlah usianya).

Bukan cuma itu kepedulian yang diperlihatkan oleh teman-temanku dari dunia maya. Melalui tulisan Yusi Setiawati aku mengenai sosok yang bernama Bro Zabriansyah beserta groupnya Tamasyakata. Lain lagi kepedulian yang mereka persembahkan. Mereka memberikan apresiasi untukku melalui sebuah lagu berjudul Untuk Bunda yang khusus diciptakan untukku. Indahnya syair lagu tersebut dan manisnya persahabatan yang terjalin.

Siapapun seharusnya menyadari bahwa persahabatan tidak hanya bisa kita bina secara online. Tetapi persahabatan mampu terwujud dari persahabatan online menjadi nyata. Manisnya Persahabatan melalui online pun kini telah aku reguk dan aku rasakan betapa hangatnya. Foto-foto yang terpampang menemani postinganku ini menggambarkan betapa kisah nyata Dunia Maya melalui jejaring fesbuk mampu melahirkan persahabatan yang manis secara offline. Bahkan aku telah pula berkenalan walaupun hanya melalui telpon dengan ibu dari teman fesbukku yang belum lama ini mengunjungi aku. Lihatlah persahabatan antara cucuku Ayman Pascal Nasution dengan baju Spiderman-nya dan Sigit Nurwicaksono dengan T-shirt merahnya. Manisnya Persahabatan dengan niat yang baik dan positif thinking bisa terbina dengan mudahnya. Siapapun mereka. Usia tidak membatasi adanya pertalian persahabatan yang manis. Persahabatan yang tulus dan jujur. Dan yang dilandasi oleh niat baik. Mudah-mudahan kami tetap menjaga tali silaturakhim ini sebaik-baiknya. Amin, YRA.


Alhamdulillah selesai juga untuk diikut-sertakan dalam Lomba Kisah Nyata Dunia Maya





Bismillahirahmanirahim...
Teman…. Banyak sekali kejutan di dunia maya, bukan sedikit para artis bisa terkenal ke seluruh Indonesia bahkan Internasional melalui dunia maya. Di era berkembangnya komunikasi virtual dan jejaring sosial, yang saya sebut dunia maya ini, virus pun dapat menyebar cepat dengan menyalahgunakan pertemanan dan kepercayaan. Tak usah mencari contoh jauh-jauh karena saya sendiri pernah mengalami menjadi korban di dunia maya.

Baiklah tidak perlu panjang lebar. Dunia maya adalah segalanya untuk sebagian orang termasuk saya. Untuk itu, saya pribadi akan mengadakan lomba menulis yang bertemakan ‘Dunia Maya’. Seberapa pentingkah dunia maya untuk teman semua…? Dampak apa yang didapat di dunia nyata akibat dunia maya. Atau teman-teman punya pengalaman menarik di dunia maya entah itu pengalaman sedih sampai mengharu biru, kesal karena ditipu, lucu, inspiratif, menemukan jodoh di dunia maya, buruan tulis kisah teman-teman untuk diikutkan lomba ini.

Syarat Lomba:
  1. Terbuka untuk umum, kecuali anggota FLPHK
  2. Peserta harus punya blog atau notes FB
  3. Naskah non fiksi/kisah nyata
  4. Naskah sedang tidak diikutsertakan lomba
  5. Panjang naskah bebas
  6. Bahasa EYD, boleh juga menggunakan bahasa gaul, syarat ada Notefoot
  7. Naskah harus sesuai dengan tema
  8. Naskah harus asli karya sendiri. Bukan terjemahan, saduran, atau nyomot ide orang lain
  9. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat
Ketentuan Teknis
  1. Setiap peserta wajib menaruh link naskah di kotak kementar yang tersedia
  2. Tuliskan ”Lomba Dunia Maya” kemudian judul naskah. Contoh:(Lomba Dunia Maya-Judul)
  3. Naskah ditulis di blog/notes masing2 peserta dilampiri link materi lomba
  4. Naskah yang sudah didaftarkan tidak boleh diedit
  5. Setiap peserta wajib menggunakan satu akun. FB, MP, BS, KOMPASIANA, DLL
  6. Naskah diposting paling lambat 9 Juli 2011.
Hadiah:
  • Pemenang 1: uang tunai $HK 300 (tiga ratus dollar HongKong) + cindera mata dari HK, buku “Surat Berdarah Untuk Persiden” sumbangan dari FLPHK (Forum Lingkar Pena HongKong)
  • Pemenang 2: uang tunai $HK 200 (dua ratus dollar HongKong) + cindera mata dari HK + buku “Ketika Tuhan Jatuh Cinta”
  • Pemenang 3: uang tunai $HK 100 (seratus dollar HongKong) + cindera mata dari HK
  • Pemenang 1, 2, 3, masing2 akan mendapatkan satu buku PDR (Penjajah Di Rumahku” sumbangan dari Ukhti Susie Utomo sang management PDR.
  • Tersedia satu buku “TKW Menulis” yang menceritakan perjuangan penulis (seorang TKW) dalam mengejar impiannya menjadi seorang penulis.
Insya Alloh hadiah masih bisa bertambah lagi *merayu teman2 penulis*

Silahkan pilih link lomba yang teman punya.



Sunday, June 19, 2011

Senyum Adalah Sebuah Ibadah.


Senyum adalah sebuah ibadah. Kemanapun kau pergi jangan kau tegakkan kepalamu dan jangan kau angkat dagumu. Rengkuhlah orang-orang yang kau cintai selagi kau bisa. Berbagilah selagi mereka masih ada. Karena setelah mereka tiada, kau tidak akan lagi mampu menunjukkan kasih sayangmu. Kau tidak mungkin lagi untuk berbagi. Kau tidak lagi bisa menunjukkan senyummu. Batu-batu nisan yang kau buat berdiri kokoh tidak membuatmu bahagia. Kau hanya bisa bertumpu diatasnya, menebar bunga dan menitikkan air mata penyesalanmu.

(Alasan yang mendasar lahirnya kata-kata bijak diatas: adalah karena saya sendiri, secara umum, banyak melihat dalam kehidupan sehari-hari bahwa keberhasilan telah mampu melahirkan seseorang yang egois dan arogan. Keberhasilan telah menjauhkan seseorang untuk berbuat baik dengan tulus ikhlas. Keberhasilan telah menyebabkan seseorang lupa diri. Keberhasilan juga yang telah mejauhkan seseorang dari keluarga dan orang-orang terdekatnya. Mereka lebih bangga menonjolkan sifat “ria” ketimbang berbuat baik sesama).


Note: Tulisan ini diikut-sertakan dalam Give Away "Angka 100"

Wednesday, June 15, 2011

MODEL BUSANA MUSLIM SEMAKIN OKE.


Sudah kubilang dipostinganku tentang ANGKA bahwa Pakde Cholik ini memang bener-bener pinter je cari ide untuk memotivasi kita-kita nih untuk bikin postingan demi postingan. Gak masalah kalo postingan itu akhirnya harus terdesak dan terpental oleh postingan-postingan dari mereka yang jempol and yahud. Postingan mereka emang greget dan oke punya.

Saya gak bosan nih ya Pakde untuk mencoba, mencoba dan mencoba lagi.

Monggo…………..


Berbicara tentang model busana muslim pastilah tidak lepas dari pernak-perniknya. Beragam model jilbab serta asesoris-nya yang menjadi tautan utama. (hehehehe…..persis kayak nge-link aja pake tautan segala). Sekarang ini agak sulit kita menemukan model wanita, model apa saja, baik itu ABG alias anak baru gede, wanita dewasa bahkan nenek-nenek tanpa mengenakan jilbab. Tentu maksudku menjumpai mereka ketika kita berada ditempat keramaian, seperti di Mall-Mall, atau ditempat keramaian lainnya. Mereka seakan berlomba untuk memakai busana muslim plus jilbabnya dengan berbagai model. Sebabnya pun pasti beragam – ada yang memang sudah terpanggil untuk berjilbab, ada pula yang ingin kelihatan modis dengan berjilbab. Pokoknya berjilbab mempunyai arti “plus” dalam penampilan mereka. Soal model busana menjadi keputusan nomor kesekian. Mereka yang mahasiswa mengenakan model celana blue-jeans ketat, legging ataupun model celana panjang apa pun sudah merasa “pede” dengan tambahan blus yang jauh dari model busana muslim. Yang penting mereka mengenakan tutup kepala dengan beragam model jilbab yang menawan.

Aku sendiri ketika memutuskan memakai jilbab begitu merasakan adanya suatu aliran hangat yang menyengat dada ini. Model yang kupilih pun yang sederhana (tapi memikat, hehehehe….). Begitu adem anyem rasanya. Model jilbab ini ditambah dengan model busana muslim yang aku kenakan menyebabkan aku mendapat sebutan “Bu Haji” dan lebih hebat lagi ketika memimpin suatu acara di Mesjid dekat rumahku tak pelak lagi sebutan “Ustadzah” pun menerpa telingaku. Begitu indahnya menyapu daun telinga dan sempat menebarkan angan kapankah aku menjadi seorang Ustadzah dan bu Haji yang sebenarnya. Karena sampai sekarang ketika usia ini kureguk ditahun ke-72 aku tetap saja masih seperti dulu tanpa embel-embel kedua sebutan itu.

Memilih model busana plus model jilbab yang aku sukai tidaklah sulit. Kenapa? Karena aku selalu berkonsultasi dengan anak perempuanku yang mengerti tentang model mana yang cocok untuk diriku. Alhasil aku selalu tampil modis lho, hehehehe…..itu kata mereka yang menilai penampilan aku. Nah coba aja deh lihat model iklan ASKAT-nya Pakde yang satu ini, apa sudah layakkah dengan model busana plus jilbabnya?



Tulisan ini diikut-sertakan dalam penulisan ASKAT dengan modal satu kata MODEL.

Tuesday, June 14, 2011

Berbagi Itu Memang Indah.

Jika Anda Ingin Menulis Artikel, Tuliskan Saja! Itu adalah sebuah judul dari blognya Mas Masim Vavai Sugianto, 21 Jan. 2011 yang mampu membakar semangatku untuk menulis kali ini. Sudah sekian hari (malu mau bilang sudah sekian bulan, hehehehe….) aku gak mengisi postingan di blogku. Sekaranglah saatnya dengan berbekal semangat dari Mas Vavai tersebut diatas. Kenapa gak? Nah, aku akan coba untuk menulis. Sebelum apa yang ada dalam benak ini buyar-yar-yar-yar. Ini dia:

Senin, 13 Juni 2011 aku mengajak cucuku untuk ke Mall terdekat diwilayah tempat tinggalku. Tujuan utama pasti Arena Main murah meriah. Aku ditemani tentunya oleh seorang pengasuh cucuku. Maksudnya supaya ada yang menjaga cucuku sementara akupun ingin pula memeras keringat untuk bermain basket di Arena Main itu. Aku jadi addicted bermain basket disini. Kenapa? Karena letak keranjang basket tidak terlalu tinggi. Cocoklah untuk usiaku yang sudah diatas tujuhpuluhan. Cukup untuk sekedar menguras keringat qiqiqiqiqiii….. Puluhan coin telah kuhabiskan. Selama di Arena Main ini aku perhatikan ada tiga orang anak lelaki, usianya kira-kira 10 atau 12 tahun yang selalu mengikuti langkahku kemana saja aku berpindah. Semula aku sama sekali tidak merasa terusik oleh ulah mereka. Mereka ikut “nimbrung” melempar bola basket – lagi, lagi dan lagi, sehingga aktivitasku agak terganggu. Dengan keringat yang sudah mulai mengucur diseputar wajahku akupun menoleh kearah mereka. Ya ampuunnn….wajah-wajah itu penuh harap. Tapi ketika aku tanyakan kepada salah satu dari mereka: “Mau main?”. Dia menggeleng, tapi sorot mata itu aku hafal benar. Sorot penuh keinginan. Aku lihat mereka tanpa alas kaki memasuki Mall tsb., dan pastinya mereka adalah anak-anak penduduk disekitar pinggiran Pamulang. Memang Mall ini adalah Mall yang tidak memberikan kriteria apapun untuk pengunjungnya. Aku melas melihat mereka. Aku berhenti bermain basket, berjalan kearah loket dan membeli lagi sejumlah coin. Khusus untuk mereka. Aku berpindah kepermainan tombol tarik bola. Tanpa banyak bertanya aku berikan beberapa coin kepada mereka masing-masing. “Ayooo…. sekarang kamu main ya buat ibu, kalo dapet nanti tiketnya buat kamu”. Mereka yang semula sungkan jadi berbinar saling berebut menerima coin dari tanganku. Aku berdiri disamping mereka. Mereka bermain, menarik tombol, melepaskannya, rrrreeeetttt………….……….beeeeng………masuklah bola ke lubang dengan bonus 60 tiket. Serentak mereka bertiga berseru: “Yyyeesss!” (wah, gaul juga nih anak-anak walau tanpa alas kaki, hehehehehe…..). Ternyata nasib mujur dipihak mereka. Ber-ulang kali mereka berhasil membidik bola masuk ke lubang bonus. “Sekarang kalian tukarkan tiket-tiket ini dengan hadiah apa aja sesuai jumlah tiket ya dan kalian harus berbagi. Janji?”, bujukku.

Mereka mengangguk. “Makasih ya bu, makasiiiihhh………”, sorot mata mereka begitu bahagia dan penuh keceriaan. Aku ikut larut dalam bahagia. Sayang tidak terpikir olehku untuk mengabadikan mereka dengan camera handphone-ku. Ah, indahnya berbagi.

Wednesday, June 08, 2011

Angka Yang Kudapat Melebihi Asa-ku


Pak Dhe Kholik pemilik newblogcamp.com itu memang punya ide segudang dalam hal memacu semangat para blogger untuk aktif ber-blogging-ria. Ketika aku klak-klik blognya mataku membidik suatu yang menggelitik disana. Betapa tidak, karena ada tantangan untuk menulis sebuah artikel bermodalkan “satu kata” yaitu ANGKA. Nah, apakah tidak menggelitik keinginan untuk mencobanya? Aku senang ikutan Kontes Menulis atau apa pun namanya melalui blog yang aku punya. Soal menang atau kalah itu urusan nanti. ANGKA kemenangan tidak begitu aku pusingkan (padahal memang aku sudah punya firasat tidak bakalan aku masuk nominalsi), hehehehehe…… Jadi ANGKA kemenangan bagiku jadi nomor kesekian dalam prinsip menulis ini.

Tahun 1967 aku mengajukan lamaran untuk bekerja di sebuah Organisasi Internasional. Ya, betul ANGKA itu memang 1967 dan Pak Dhe Sang Penyemangat kita semua untuk menulis pasti belum lahir di ANGKA tahun tersebut. Hal per-tama-tama yang ada dalam benakku waktu itu adalah ANGKA. Berapa kira-kira ANGKA yang harus aku ajukan ke Pimpinan Perusahaan itu andaikan aku sukses dalam wawancara. Banyak ANGKA yang berseliweran dalam benak ini. Aku ingin segera mengajukan ANGKA 5 dengan tiga ANGKA nol. Tahun 1967 gaji seorang pemula dengan ANGKA Rp.5,000 sudah termasuk besar lho. Setelah hati dan otak berkompromi dengan baik, baru aku bersuara dengan tegas bahwa gaji yang aku minta adalah ANGKA tersebut.

Semula hatiku ciut ketika aku lihat reaksi dari Pimpinan Perusahaan melihat ANGKA yang aku ajukan: “This is it”, serunya.

Aku menggangguk dengan hati dag-dig-dug. Terlalu besarkah ANGKA yang aku ajukan? Atau sebaliknya terlalu kecilkah ANGKA itu? Mudah-mudahan yang terakhirlah harapanku. Keserakahan mulai menggoda, belum juga dapat pekerjaan sudah menerawang ingin gaji dengan ANGKA yang besar. Sisi baikku menenangkan: “Ah, sudahlah ANGKA itu belakangan kau pikirkan. Yang penting dapatkan dulu pekerjaan itu.”