Posts

Memperbanyak Tanaman Dengan Mengeksekusinya

Image
Memperbanyak Tanaman Dengan Mengeksekusinya.   Bagi hampir kebanyakan orang mendengar pribahasa yang akan mengikuti ketukan jariku ini mungkin tidak asing lagi -- Alah Bisa Karena Biasa -- banyak arti yang bisa kita dapatkan dari hasil googling. Namun aku hanya akan menuliskan di sini arti yang aku sudah tahu sejak usianya 8 tahun. Nenekku yang selalu mengucapkannya  kala aku sangat enggan mengerjakan sesuatu yang ia pinta. P ribahasa itu selalu saja terlontar melalui bibirnya yang tipis. Ah, aku jadi terkenang manisnya senyum nenekku hingga aku tak lagi bisa berbuat lain kecuali menuruti .kehendaknya. So sweet. Karena hasilnya aku jadi terbiasa dan menyukainya. Pribahasa yang sangat erat kaitannya dengan aktivitas yang aku lakukan  ketika baru beberapa bulan kita dilanda Pandemi dan harus mengikuti himbauan Pemerintah untuk #DiRumahAja. Lalu akankah kita berpangku tangan tanpa berbuat apa-apa hanya menunggu datangnya stress menyapa diri?  Tentu tak seorang pun yang mau. Juga aku.   Su

Cepatlah Tuliskan Hal Yang Ada di Pikiranmu

Image
  Cepatlah Tuliskan Hal yang Ada di Pikiranmu   Nah! Mungkin saja mulai dengan judul yang seolah sebuah perintah itu aku akan terpacu untuk mulai menulis. Memerintah orang lain 99% pastinya lebih mudah dibandingkan dengan memerintah diri sendiri. Kenapa? Karena sebuah perintah untuk diri sendiri sama juga dengan memecut semangat diri yang telah lama tertidur dan melesu. Dibutuhkan sebuah semangat yang berkobar dan keberanian untuk segera beranjak dari kelesuan. Maksudnya kelesuan menulis.     Cepatlah Tuliskan Hal yang Ada di Pikiranmu Oke, oke aku akan memulainya sekarang. Mudah-mudahan aku akan mampu mengisi blogku dengan postingan setidaknya satu bulan satu postingan. Tidak apa-apa kan dari pada tidak sama sekali. Mengingat usiaku yang sudah akan beranjak ke angka 82 aku sadar tetap mengaktifkan otakku adalah cara yang terbaik bagi kesehatanku secara keseluruhan. Aku harus membunuh rasa malas dan penyakit lesu yang akhir-akhir ini membentengi keinginanku untuk membuat postin

Menghilangkan Kebosanan di Masa Pandemi

Image
Menghilangkan Kebosanan di Masa Pandemi   Setiap individu pasti pernah mengalami apa yang disebut kebosanan dalam hidupnya. Juga aku. Kebosanan yang dialami seseorang karena satu dan lain hal yang dihadapi tentu saja berbeda.  Apalagi di masa yang berkaitan dengan pandemi yang berumur panjang ini seolah tak kan selesai. Andai tak pandai-pandai kita mengolah pikiran agar tetap jernih pastilah akan mengalami stress dan keputusasaan. Lalu apa yang harus dilakukan agar otak kita tetap fresh . Yuuk, simak cara aku mengatasinya:   1. MEMOTIVASI DIRI So, siapa lagi ya harus membantu kita menghilangan kejenuhan yang bisa sangat mencekam bila dibiarkan berlarut-larut. Orang lain boleh saja memberi semangat, menunjukkan jalan bagaimana caranya untuk menghilangkan kebosanan itu. Tapi, andai kita tak pandai-pandai apalagi tak mau memotivasi diri tentu saja tak kan menghasilkan apa-apa. Source: PIXABAY Memotivasi diri bisa berasal dari mana saja, dari membaca buku, menyimak konten postingan teman

Kehamilan Membuat Aku Jadi Wanita Istimewa di Mata Suamiku

Image
  Kehamilan Membuat Aku  Jadi Wanita Istimewa di Mata Suamiku   I.         Kehamilan Pertamaku Tidak Terditeksi Aku menikah di usia yang tidak muda lagi, dua puluh delapan pada tahun 1967 dan aku masih ingin kuliah. Namun apa  yang menjadi kehendakku masih harus aku kalahkan demi memenuhi keinginan ayahku yang sedang sakit payah. Beliau menghendaki aku menikah ketika beliau masih bisa menghirup udara segar anugerah Allah Sang Pencipta. Setelah pernikahan ini kami berdua tidak merencanakan program apapun.   Intinya kami ingin punya anak secepat mungkin, mengingat usiaku dan suami hanya bertaut dalam hitungan bulan.  Singkat cerita aku terlambat datang bulan sudah lebih dari dua bulan, tapi ketika memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan -- dinyatakan aku tidak hamil. Begitu juga bulan-bulan berikutnya, hingga memasuki bulan keempat. Akupun tidak merasakan gejala-gejala hamil seperti menginginkan sesuatu ketika hamil dan lain sebagainya yang biasanya dirasakan oleh ibu-ibu yang

BEBERAPA ORANG YANG MENGAKU MEMILIKI LAHAN ITU

Image
BEBERAPA ORANG YANG MENGAKU MEMILIKI  LAHAN ITU Bagaimana bisa? Pasti itu tanya yang menggelayut di setiap benak reader yang membaca judul postinganku ini. Untuk lengkapnya biarkan aku menyelesaikan corat-coretku ini. Siapa tahu akan ada hikmahnya bagiku. Who know s ada pembaca yang berhati seperti malaikat berkenan memberikan pendapatnya untukku setelah membaca artikel kenangan ini. Aamiin. YRA.     I.      LIKA-LIKU USAHAKU MENGHADAP KE BPN Yuk, ikuti tulisanku berikut tentang bagaimana bisa Beberapa Orang Yang Mengaku Memiliki Lahan Itu.     I.1.      Semula aku tak ingin menorehkannya dalam blogku namun pagi ini begitu saja mencuat ke permukaan pikiranku untuk segera menuliskannya sebagai kenangan pahit bagi keluargaku. Kenapa? Karena aku yang berhadapan dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional R.I).  Aku yang melakukan pencarian pembenaran itu, aku yang pontang panting ke sana ke mari memenuhi pinta Sang Surveyor untuk mencocokkan lahan bernomor percil sekian, sekian, sekian dan s

Berakhirnya Covid 19 Bak Sebuah Penantian Tak Berujung

Image
Berakhirnya Covid 19 Bak Sebuah Penantian Tak Berujung Betapa tidak, sejak awal bulan Maret 2020 berita tentang adanya virus bernama Corona telah menyentuh telinga hampir seluruh bangsa Indonesia. Virus Corona yang kemudian dikenal dengan nama Covid 19 bermula mewabah di kota Wuhan, Tiongkok. Pandemi Covid 19 -- disebut demikian karena penyebarannya telah  menjangkau  seluruh benua dan negara, termasuk Indonesia.  Dikorfirmasikan oleh Presiden Joko Widodo Indonesia terkena Covid 19 sejak 02 Maret 2020. Konfirmasi kasus Covid-19 pertama di Indonesia diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Pengumuman dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 2 Maret 2020 Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perjalanan Pandemi Covid-19 di Indonesia, Lebih dari 100.000 Kasus dalam 5 Bulan", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2020/07/28/060100865/perjalanan-pandemi-covid-19-di-indonesia-lebih-dari-10