Posts

Menanti Saat Kuliah

Image
Sebelum aku berkisah tentang pengalaman menarik ketika masuk kuliah, aku kira perlu aku paparkan sedikit tentang suka -duka perjalananku yang membuat aku hampir saja putus asa. untuk bisa menikmati masa-masa kuliah. Keinginan untuk kuliah itu sudah lama bergelayut di benakku jauh sebelum aku duduk di bangku SMA. Begitu lulus SMA tahun 1959 dengan gembira aku sampaikan berita suka -cita ini kepada papaku. Papaku setuju  tentang niatku untuk kuliah dengan persyaratan bahwa aku harus bekerja dulu. Mencari uang dulu. Baru kuliah, begitu katanya. Ternyata ayahku sudah membuat komitmen dengan seorang kawan karibnya untuk memasukkan aku dikantor temannya itu. Tanpa di test, tanpa wawancara. Aku pun diterima. Aku pasrah saja dan aku patuhi keinginan papaku. Menanti Saat Kuliah masih bergayut di kepalaku. Tiga tahun aku lewati tanpa kuliah. Waktuku kuhabiskan dengan bekerja di kantor pemerintah pada siang hari dan malam hari aku membantu usaha papaku mengelola sebu

Aktivitas Membuat Waktu Cepat Berlalu.

Image
Source:helpyourselfgetlucky.com Hari ini aku mulai lagi blogging. Sejak minggu kedua bulan April aku absen plus kurang sehat badan. Ternyata waktu yang kita biarkan berlalu karena hal yang tidak bisa kita hindarkan terasa sangaaaat lama dibanding kalau kita sehat dan bisa beraktivitas apa saja. Dalam hal yang terakhir ini waktu sepertinya terbang begitu saja.  Aktivitas Membuat Waktu Cepat Berlalu memang benar adanya. Dalam aku terbaring lemah tanggal 15 s/d 20 terasa waktu berlalu begitu lambat. Rasa tak sabar untuk beraktivitas dikalahkan oleh rasa badan yang tak kuat menahan rasa letih dan lemah.  Aku telah mendapat teguran dariNya. Aku telah beraktivitas melebihi kemampuanku. Tidak terasa, memang, karena aku terlalu bersemangat. Ternyata s'mangat saja tidak cukup untuk menunjang keberhasilan kita dalam hal apa pun -- kejelian naluri dan kata hati jangan pernah dibantah -- kalau sudah ada rambu-rambu yang memberitahukan bahwa kita harus istirahat -- just do it -- take a go

Lomba Blog gengsukasuka.

Pengen banget ikutan lomba blog ini, tapi begitu mulai bikin artikel dan hampir di publish, eeeee.....ada yang bikin aku  bingung nih gimana caranya memasukkan banner di postingan. Sudah aku coba berulang-kali tetap gak berhasil. Tetapi kalo meletakkannya di sidebar gampang banget. Malah udah keluar tuh banner lomba blognya. Bannernya nangkring duluan biarin ya lha wong bagus banget tuh banner. Aku belum mengirimkannya via komentar untuk diikutkan lomba blog genksukasuka, masih aku simpan di DRAFT. Waktunya kan masih lama ya. Aku masih belajar mau nambahin beberapa item tambahan. Belum berhasil. Juga meletakkan banner dalam postingan, masih gagal. Apa karena komputernya lagi ngadat ya. Biasanya gak pernah ada masalah tuh untuk menambahkan beberapa item tambahan dari Google untuk beberapa postingan aku yang lalu. Yang penting kita menuliskan sumbernya . Gitu kan? Jadi aku belum mengirimkan materi lomba, tunggu sampe aku bisa memasukkan banner ke dalam postingan plus menambah bebera

Membaca itu Bagus Untuk Pencerahan.

Image
Sebetulnya dibalik kegembiraan menerima beberapa apresiasi sebagai hasil dari ikutan nge-blog atau ikutan Audisi Menulis Buku Antologi, hati ini juga menyimpan tanya: koq gini ya apresiasi dari anak-anakku? Apa karena mereka gak sempat untuk membaca? Padahal membaca itu bagus untuk pencerahan.  Ketika buku antologi sampai ketanganku: Who Am I Lord yang diprakarsai oleh Bang Wahidin Sinaga - - sebanyak dua jilid nomor 2 dan nomor 4-- hatiku gembiranya bukan alang kepalang. Maklum belum pernah bisa menghasilkan buku solo. Ketika aku muat di facebook, banyak teman-teman online-ku yang memberikan selamat untukku, bahkan mereka ingin memiliki buku Antologi yang memuat tulisanku. Aku senang sekali. Mudah-mudahan mereka serius memesan buku antologi-ku yang memuat tulisanku tersebut. Namun sesuatu menggelitik hati ini: ketika aku letakkan buku antologi-ku di meja di rumah anakku dan aku mengatakan: "ini lho buku antologi mama, disini ada tulisan mama". Ya ampun, koq gak a

Hidup Adalah Sebuah Berkah.

Image
Aku dipangkuan mama. Yang berdiri dibelakang mama adalah papaku. Sejak lahir Allah telah menggariskan bahwa aku akan suka aktivitas menulis dan ketika aku dewasa dan tua setelah aku mencobanya baru aku tahu bahwa aku bisa menghasilkan karya tulis. Amin. YRA. . Tahun  ini, pada bulan Juli tanggal 10 aku akan menapaki usia 73. Insya Allah atas izinNya aku akan berada pada posisi kesehatan prima dan diberi kesempatan untuk tetap bisa menghirup udara segar menjelang hari jadiku nanti. Aku terbilang ibu yang paling bahagia diantara saudara-saudaraku. Kenapa? Karena aku masih sempat untuk berkarir hingga usiaku 60 tahun. Setelah itu aku masih bisa melanjutkan aktivitasku menjadi pegawai beberapa perusahaan internasional sebagai temporary staff hingga beberapa tahun kemudian. Aku bangga akan diriku sendiri. Tak ada satu pun saudara-saudara-ku yang memiliki kesempatan seperti yang aku dapatkan. (sebetulnya mereka lebih beruntung karena tidak perlu memperjuangkan hidup seperti ak