Sunday, October 21, 2012

Cucuku Belajar Ikut Berbagi.

Sholat berjama'ah sebelum berangkat.
Bagiku tak ada lagi yang bisa aku ceritakan tentang anak. Kenapa? Karena anak-anakku sudah dewasa semua dan  mandiri serta memiliki  anak-anak yang sehat & ganteng -- berarti aku sudah punya cucu nih. Jadi sekarang yang akan aku ceritakan tentang cucuku aja deh. (gak mau kalah sama ibu-ibu muda yang pada cerita tentang anak di blog masing-masing, hehehehehe..........).

Begini: Pada saat cucuku berusia 4 tahun sudah masuk Play Group, kemudian usia 5 tahun langsung ke TK-A. Oops, lupa aku cerita kalo cucuku ini laki-laki, ganteng, berkulit putih. Sampai ia masuk TK-B sifat pemalunya tetap bertahan. Ia gak mau bergabung dengan teman-teman, maunya ditungguin, walaupun di dalam kelas. Bila ada acara untuk naik panggung ia akan berontak dan menolak kemudian menangis. Ketika latihan ia oke2 aja tuh, karena ia suka banget menari. Bertahan enam bulan di TK-B kami pindahkan ia ke Sekolah Alam. Baru beberapa bulan bersekolah di Sekolah Alam ini, suatu kejutan ia berikan untuk mama dan bundanya. Ia begitu antusias, begitu menikmati bergaul dengan teman-teman barunya di alam bebas. Wajahnya berseri dan binar matanya memperlihatkan bahwa ia happy. Kelas di Sekolah Alam ini berupa sebuah rumah panggung. Ia kelihatan mudah bergaul dan tidak suka menangis seperti halnya disekolah lama.
Lihat gantengnya cucuku. Tapi kenapa ia sudah mengucap Allahu Akbar sementara teman lainnya belum? hehehe...

Perkembangan demi perkembangan yang menyenangkan telah menumbuhkan kepercayaan kami bahwa Sekolah Alam ini amat tepat baginya.

Bulan Agustus, Sekolah Alam ini mengadakan semacam kunjungan ke rumah yatim piatu. Semua murid diwajibkan membawa makanan dan melebihkan 1 porsi untuk berbagi. Sebelum berangkat menuju Rumah Yatim Piatu berbagai aktifitas dilakukan seperti bernyanyi, tebak teka-teki, sholat Ashar (karena acara dimulai satu jam sebelum waktu Ashar. Seluruh siswa/siswi TK berjalan dengan barbaris tertib menuju rumah Yatim Piatu. Acara dibuka dengan pengajian bersama. Mereka tertib dan mereka sangat menyatu dengan anak-anak yatim piatu di Yayasan tersebut.
Perjalanan menuju Yayasan. Bunda dan Mama ikut mengawal (cucuku dengan tas ransel merah.(

Kami berasa beruntung telah memilih Sekolah Alam yang bernama Tanah Tingal ini untuk tempat cucuku menimba ilmu pada usia dini.

Sebuah kenangan tidak ada yang terlambat untuk ditulis, begitu dengan aktifitas cucuku yang memang dilaksanakan pada bulan Agustus 2012. 




11 comments:

  1. Ihhh asik banget sekolahnya!
    Andai jaman aku dulu SD ada sekolah alam, wkwkwk...
    Adikku Bun, pernah mogok sekolah... kayak gak suka ama cara sekolah biasa gitu... Sekarang masuk ke sekolah namanya tumbuh, gak di ruang terbuka kayak sekolah alam sih, tapi lebih bebas, gak pake seragam, pelajaran dikit, sering keluar2, jadi gak mogok lagi... :D

    ReplyDelete
  2. Sekolah jadi lebih menyenangkan ya bun dengan banyaknya kegiatan di luar kelas. Anak2 bisa lbh mengeksplore diri mereka.

    ReplyDelete
  3. wah, perubahannya drastis sekai ya, Bund. keren.

    ReplyDelete
  4. kl di deket ruma ada sekola alam, kayaknya sy pengen deh anak2 sy sekolah di sekolah alam :)

    ReplyDelete
  5. Iya Una, cucu bunda namanya Ayman (kalo ada nulis namanya dia Aiman, dia bakal langsung komentar: "namaku bukan Aiman tapi Ayman". Emang kan nyebutkan bisa agak beda,hehehehe....cucu2. Emang gak pake seragam, boleh pake sendal lho, asal gak sendal jepit. Pokoknya (kata Ayman) asiiik... Makasih ya Una kunjungannya.

    ReplyDelete
  6. Mbak Niken, bener banget, cucuku jadi antusias banget kalo di sekolah. Ada bukom (buku komunikasi) dia kata gurunya selalu keliatan semangat dalam segala geraknya. Makasih ya kunjungannya.

    ReplyDelete
  7. Halo mbak Susi Susindara, apa kabar, makasih nih kunjungannya. Iya betul sekali kami semua juga dapet surprise karena perubahannya yang drastis itu.

    ReplyDelete
  8. Lidya - Mama Cal-Vin. Itu lokasinya di Wilayah Ciputat. Sekolah itu milik mantan Menteri Penerangan Pak Budiarjo alm. Sekarang di kelola oleh anak-anak beliau. Areanya luas dan terperogram dengan baik. Guru2nya sangat komunikatif. Tadinya kami survey juga ke Sekolah Alam milik Dik Doang, tapi akhirnya keputusan di sekolah ini. Namanya Sekolah Alam Tanah Tingal, Ciputat.

    ReplyDelete
  9. ke2nai, emang di Jatibening gak ada gituh (apa bunda harus bilang "woow" sayang sekali). Kedispilinannya sangat bagus, datang terlambat gak boleh masuk alias pintu gerbang udah di gembok. Kebetulan cucu bunda ikut jemputan. Nah kalo yang naek jemputan pada telat, ya rame2 gak bisa masuk, nunggu pelajaran berikutnya gituuu.....

    ReplyDelete
  10. bagus, positif sekali, memang pemberian pendidikan yg sesuai minat dan bakat anak itu jauh lebih penting dan berharga, slm kenal :)

    ReplyDelete