Sabtu, 28 Maret 2015

Gulai Nangka Masakanku Selezat Buatan Ibu

#CerpenKuliner #TTG4


"Apa yang sedang kau pikirkan?" tanyaku.

Akhirnya lidahku tidak bisa kutahan untuk bertanya. Sejak kehadirannya di meja makan ini, sudah kira-kira sepuluh menit Tarni hanya memandangi saja gulai kesukaannya. Aku berdiri di belakang kursi yang diduduki Tarni. Aku pegang kedua belah bahunya. Aku remas perlahan penuh rasa sayang.Telah lama aku sadar. Aku adalah pengganti Ibu untuk adik-adikku. Sifat Ibu yang penuh kasih sayang akhirnya mengalir juga dalam darahku, menghayutkan segala rasa buruk yang kusimpan dalam hati.


"Kau pasti sedang membayangkan wajah Ibu, kan?" tuduhku sambil menyeret kursi dan duduk bersebelahan dengan Tarni. Dekat sekali. Aku betulkan anak-anak rambut yang berjuntai di keningnya.

"Kau cantik, Tarni," batinku memuji.

Jumat, 20 Maret 2015

Karya Solo Idaman Setiap Penulis

Merupakan sebuah impian, bukan saja untukku, tapi juga untuk setiap penulis pemula memiliki sebuah karya solo. Untuk mewujudkannya, yang termudah dan tercepat adalah dari kumpulan sebagian atau seluruh postingan yang ada di blog. Melalui Penerbit Indie hal ini bisa terlaksana sesuai kehendak kita. Pilihan paket penerbitan yang beragam memudahkan kita untuk menjatuhkan pilihan, sesuai kocek, hehe... Dalam hal karya pertamaku ini, aku memilih Penerbit Sixmidad. Kenapa harus Sixmidad? Melihat hasil-hasil terbitan Sixmidad yang sangat apik, tentu saja aku pun akan menentukan pilihan yang sama dengan mereka yang sudah pernah menerbitkan buku-bukunya melalui penerbit ini.

Dengan memilih Penerbit Indie, karya solo kita akan segera terwujud, tanpa keragu-raguan akan selera Penerbit, karena apa yang kita serahkan kepada Penerbit adalah hasil-hasil postingan kita yang ditulis dengan hati. Sixmidad akan memberikan arahan dan komentar agar hasil karya kita terbit secara memuaskan bagi kedua belah pihak, terutama, tentunya bagi penulis. Kerjasama dengan penerbit Sixmidad berjalan mulus dan menyenangkan.

Senin, 23 Februari 2015

Ichlaskan Sebuah Kehilangan

Kehulangan seorang anak terkasih.
Banyak sekali yang bisa ditulis tentang kehilangan. Bisa tentang kehilangan orang-orang terkasih dan tersayang, bisa juga mengenai benda-benda mati kesayangan kita, ataupun yang menyangkut harta kekayaan yang akhirnya harus hilang karena sebuah penipuan, ulah si jago merah atau melalui jalan lain, yang tidak bisa kita duga sebelumnya.

Seringkali kita saksikan melalui tayangan di telelvisi tentang orang-orang yang kehilangan nyawa disebabkan stress dan bingung dengan kekayaannya yang melimpah ruah. Ketakutan akan kehilangan harta benda yang diperolehnya, kekhawatiran akan berakhirnya sukses yang telah diraihnya. Ketidakseimbangan jiwa menyebabkan seseorang mengambil jalan pintas --  bunuh diri. Sungguh tragis.

Sabtu, 21 Februari 2015

My Magic Eyebrow Pencils


Di usia yang sudah uzur ini, Bunda masih juga memiliki keinginan untuk pergi jalan-jalan dan selalu mengharapkan setiap akhir pekan anak-anak mengajak Bunda makan di luar, nonton bioskop atau pergi ke luar kota.  Biasanya setiap tahun kami mengadakan liburan keluarga.ke luar kota. Tapi tahun 2014 keluarga Bunda absen untuk rekreasi ke tempat yang jauh. Cukup di dalam kota saja.  Tapi soal makan, nonton dan window shopping, hehe... kerap Bunda lakukan bersama anak Bunda yang Bontot. Kami memiliki kegemaran yang sama, window shopping.

Jumat, 20 Februari 2015

Permata Hati Para Mama

Permata-Permata Hati Bunda Desi
Anda semua pasti sependapat dengan Bunda, bahwa tidak ada di belahan dunia mana pun seorang Ibu yang mau kehilangan anak-anaknya. Mereka adalah belahan jiwa, permata hati, lelaki maupun perempuan. Anak selalu menjadi dambaan setiap pasangan suami-isteri. Memang ada yang menunda untuk tidak memiliki anak sebelum kehidupan mereka mapan. Lho, kalau belum mapan, kenapa sudah berani mengarungi bahtera rumah tangga? Setiap pasangan, siapa pun dia, pastilah sudah memiliki tekad yang teguh untuk saling mendukung, saling bahu membahu di saat keadaan susah dan menebar kebahagiaan di kala dianugerahi rezeki yang berlimpah. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Kan, begitu?

Kamis, 19 Februari 2015

Menyayangi Binatang Peliharaan Melatih Ketelatenan.


Siapa pun yang memiliki binatang peliharaan kesayangan, apakah itu ayam, kucing, kelinci, doggy, atau binatang peliharaan lain, pastilah mempunyai  rasa kasih sayang. Nah, rasa kasih sayang ini tentunya harus diimbangi dengan rasa tanggung-jawab secara luas, termasuk di dalamnya kesabaran dan ketelatenan. Karena merawat binatang peliharaan itu tidaklah mudah.

Ada yang mengatakan, bahwa ayam itu bukanlah binatang peliharaan, tetapi binatang ternak, jadi tidak patut untuk dipelihara di rumah. Tempatnya di peternakan. Nah, yang ingin Bunda ceritakan di sini tentang Cucu Bunda yang sejak masih kecil (kira-kira berumur 2 tahun) sudah sangat menyayangi binatang. Bunda bangga, karena paling tidak ada sifat penyayang binatang dari Bunda yang juga menyukai binatang, tapi sebatas menyukai kucing dan kelinci saja. Bunda katakan "sebatas" karena untuk memeliharanya Bunda masih harus berpikir beberapa kali. Kenapa? Bunda tidak tahan mencium bau "pup" kucing, karena kucing yang Bunda pelihara paling kucing kampung yang dilepas berkeliaran begitu saja, buang kotoran bisa di mana-mana.


Rabu, 18 Februari 2015

Aku Suka Tanaman Sansevieria.

Tantangan Seri 3, Hari ke-5:

Manis kan?
Sudah lama Bunda menyukai jenis tanaman yang biasa disebut daun lidah mertua ini, tapi memiliki nama keren Sansevieria. Tanaman ini memiliki ratusan variant. Tapi Bunda tidak berniat menjadi ahli tanaman Sansevieria, hehe...hanya sebatas sangat suka pada tanaman ini. Jadi gak hafal namanya. Sebabnya suka, apa, ya?  Kartena mudah merawatnya. Gampang membiakkannya. Berguna juga buat penghilang bau tak sedap dalam ruangan. Jadi langsung donk Bunda pajang tanaman itu dalam pot untuk penghias ruangan di rumah Bunda. Seminggu sekali Bunda keluarkan untuk mendapatkan sinar matahari. Giliran pot-pot Sansevieria yang di luar mengambil alih posisi untuk menduduki tempat-tempat dalam ruangan. Ceritanya "aplusan", qiqiqiii...