Saturday, April 20, 2013

Jalan-Jalan Seru ke Pulau Tidung.

Keke dan Nai, bunda mau cerita dulu ya tentang arti yang sebenarnya dari sebuah aktifitas yang disebut "Jalan-Kalan Seru". Seru itu bisa diartikan sebagai rasa gembira yang kita alami. Tapi ada juga "Jalan-Jalan Seru" yang disertai rasa prihatin. Ya, prihatin untuk mencapai suatu kegembiraan, berani ber-sakit-sakit dahulu. Lho! Koq bersakit-sakit sih, kan mau ber-senang-senang, hehehe...pasti itu komentar Keke dan Nai. Ya iya-lah pasti setelah itu baru senang-senangnya. Liat deh foto-foto yang bunda sertakan.
Beginilah diatas kapal Ferry itu, cucu bunda bobo sedangkan disekitarnya orang-orang juga pada bobo sambil duduk.
Kalo naek Speed Boat ada kamarnya untuk bobo, tapi disini semua lesehan, yang duluan dapet tempat yang nyaman, hehe... tapi yang tadinya gak kenal bisa jadi kenal lho, ngobrol, jadi gak bosen, kan.



Lihat sebagai contohnya ketika bunda dan cucu-cucu bunda merencanakan sebuah rekreasi atau wisata, cucu-cucu bunda memilih bepergian dengan naik perahu motor kayu atau disebut juga Ferry, ketimbang dengan menggunakan sebuah Speed Boat. Kenapa? Karena perjalanan pulang pergi bisa dihemat dan pengeluaran extra bisa dituntaskan di tempat tujuan. Tunggu dulu pasti Keke dan Nai masih bingung nih. Oke, mari bunda buka kartu nih sekarang. Wisata ekonomi dilakukan dari Pasar Ikan. Tapi ada juga dengan tujuan yang sama, yaitu Pulau Tidung yang keberangkatannya dari Marina, Ancol. Nah kalo yang ini namanya wisata mahal karena dengan Speed Boat yang lux. Harganya bisa 4 x harga ke Pulau Tidung dengan perahu kayu motor. (kapal Ferry) -- Uups, maaf ya kalo bunda salah nulisnya, hehehe..
Dari pelabuhan menuju t4 penginapan naek beca ini. Aneh bentuk becanya ya. Atap becanya lebih tinggi dari pengendara, jadi abang becanya meliat jalan bukan melalui atap beca, tapi melalui kepala kita, hehe..lagi.
Ini pemandangan ketika sore menjelang malam, dekat dengan t4 penginapan, indah banget.
Tiba saatnya bunda dan cucu-cucu menjelajahi beberapa pulau dengan perahu motor ini. Asyiiiik!

Keke dan Nai pasti tahu kan bahwa Negara kita ini terdiri dari kepulauan. Ada kepulauan yang disebut kepulauan Seribu. Nah, tujuan bunda sekeluarga, tentu aja bareng cucu-cucu memilih ke Pulau Tidung, salah satu pulau di Kepulauan Seribu. Keluarga bunda memilih yang paket wisata murah meriah. Sesampainya di Pulau Tidung pun kami ditempatkan di rumah-rumah penduduk yang sederhana. Tapi itu tidak jadi masalah buat kami. Yang penting kami di rumah sederhana itu hanya untuk tidur malam aja koq. Ketika pagi sampai petang kami berwisata di kepulauan lain, seperti Pulau Pramuka. Disini kami melihat tempat peternakan penyu. Kemudian kami ke pulau Sedaun, dimana kami bisa melihat peternakan ikan hiu, dan beberapa pulau lagi yang bunda lupa tuh namanya. Pokoknya asyiik deh. Dan ini yang disebut Jalan-jalan Seru ke Pulau Tidung, ada suka dukanya.
Disini kegembiraan itu dimulai. Tempat makan yang aduhai pemandangannya dan seafood yang yummy, Restoran Nusa namanya terletak di tengah laut dekat dengan Pulau Pramuka, tapi bukan di pulau Pramuka.
Asyiknya menunggu santapan di Resto di tengah laut. Unik dan Asri.


Ini keluarga kecil bunda yang mau Jalan-jalan Seru ke Pulau Tidung.
 Oya, tentang pulau Tidung sendiri bunda mendapat penjelasan dari Pemandu Wisata, bahwa Tidung berasal dari nama seorang  raja dari Kalimantan yang ketika perang melawan penjajahan Belanda raja Tidung dibuang ke pulau ini beserta anak dan isterinya, karena tetap melawan penjajahan Belanda hingga akhir usia mereka. Raja Tidung adalah seorang yang sangat bijaksana dan baik hati, sehingga penduduk di kepulauan ini jatuh hati kepadanya. Ketika beliau wafat maka pulau di Kepulauan Seribu dimana beliau dibuang, diberi nama Pulau Tidung untuk mengenang jasa dan kebaikan raja dari Kalimantan  yang bernama Tidung. Bunda sempat juga mengunjungi makam raja Tidung ini, tapi tidak nyekar karena sudah malam.

Menurut pemandu wisata, ada  Pulau Tidung Kecil dan Pulau Tidung Besar. Kedua pulau ini dihubungkan oleh sebuah jembatan yang indah dan jembatan ini diberi nama JEMBATAN CINTA. Romantis ya.
Ini dia Jembatan Cinta yang menghubungkan pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil.

Nah, itu cerita tentang pulau Tidung yang bunda dengar dari Pemandu Wisata. Kalau Keke dan Nai mau tahu lebih banyak lagi bisa "googling" tentang asal nama pulau ini kenapa disebut Pulau Tidung. Pasti Keke dan Nai udah bisa donk melakukan aktifitas googling. Iya kan?

Sekarang tentang wisata atau Jalan-jalan Seru ke Pulau Tidung. Kami mengambil wisata "paket", murah meriah. Tapi setelah sampai disana, kami dibawa oleh Pemandu Wisata berkeliling dengan perahu motor dari pagi hingga petang. Kami melakukan snorkling, bermain-main air di sepanjang pantai yang berpasir bersih. Bunda juga melakukan action keren disini yaitu ber-narsis-ria ketika bunda menyelam. Padahal bunda gak bisa berenang lho, hehehehe

Bunda gak mau kalah sama cucunya tuh! Keke n Nai punya gak foto kek gini?
...Jadi Keke n Nai juga menurut bunda harus merasakan yang pahit dulu baru yang manis. Ngomong-ngomong Keke n Nai suka mabok kapal gak ya, hehe.. maksud bunda suka mabok kalo naek kapal yang berdesak-desakan, gitu. Pasti belum pernah, kan? Ayo coba yang ini.Jalan-jalan Seru ke Pulau Tidung -- dari Marina, Ancol waktu itu paket per-orang Rp. 1,250,000, tapi kalo dari Pasar Ikan (yang pasarnya beceknya minta ampuuun) per-orang cuma Rp. 350,000 (udah termasuk kamar, breakfast, lunch). Dinner kan kita keluar ke Resto di tengah laut, hehehe...Asyiiik banget lho!

Keke n Nai, udahan dulu ya.

Postingan bunda ini diikut-sertakan pada 1st GiveAway: Jalan-Jalan Seru untuk Keke dan Nai.

11 comments:

  1. terima kasih byk udah ikutan, Bunda :)Asik bgt jalan2nya, ya :)

    ReplyDelete
  2. Hihihii..jalan-jalan yang diwarnai dengan desak-desakan di kapal Ferry, tapi cucu-cucu pada enjoy, apalagi setelah tiba di pula. Jadi penderitaan adalah sedikit waktu pulang dan pergi. Seneng aja ikutan GA Keke dan Nai.

    ReplyDelete
  3. Seru sekali jalan-jalannya Bun..Snorkeling itu seru deh..Bunda gak pakai acara takut kan? :)

    ReplyDelete
  4. Kalau saya dijamin mabok Bunda... Lha wong duduk enak saja udah mau muntah apalagi duduk desak2an kayak gitu hikz.

    Paket dari Marinanya lumayan mahal ya Bunda... kalau dai pasar ikan bisa buat ber 3 ya :)

    ReplyDelete
  5. Waaahhh ...
    Bunda snorkeling juga ...
    saya malah belum pernah ...

    :)

    Salam saya Bunda Yati

    ReplyDelete
  6. eviindrawanto, iya Vi, emang seru banget, empet2an di feri-nya. Tapi cucu2 pada enjoy tuh. Snorkling gak pake takut tapi "glagepan" secara bunda kan gak bisa renang. Cuman buat narsis doank. Setelah itu nemplok di tangan fotographernya. Mksh Evi udah mampir di blog bunda.

    ReplyDelete
  7. Tarry KittyHolic, emang itu jalan-jalan yang prihatin, hehe... Setelah sampai di pulau baru deh kita enjoy abis-abisan mulai dari makan pilih resto dan makanan yang paling yahuud, trus aktifitas di pantai yang bersih bersama anak/cucu/menantu. Kalo dari Marina bawa uangnya kudu buanyaaak. Mksh kunjungan Tarry.

    ReplyDelete
  8. Lidya, itu sih bukan menyelam, tapi nyelem2an, lha wong posisi deket banget sama yang moto, siap2 buat pegangan kalo kelelep. Mksh udah nili-i bunda.

    ReplyDelete
  9. nh18, itu bukan snorkling namanya kali ya Om Trainer, tapi eksion nyelam buat narsis-narsisan. Mksh kunjungan Om Trainer di blog bunda.

    ReplyDelete

  10. I'm surprised at the number of people who think networking is a waste of time. They think it's silly, or some piece of business jargon that means standing around with a coffee in your hand talking about nothing.see more at:massage therapy


    ReplyDelete