Saturday, November 28, 2015

Melihat dari Dekat Peran KPPBC Kantor Pos Pasar Baru

Dok jangipan.com
Sebuah keberuntungan bagiku dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi memiliki sebuah  kesempatan langka. Aku bisa mengunjungi dan   melihat dari dekat alur kerja staff  KPPBC (Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Pratama Kantor Pos Pasar Baru). Apalagi bisa berkunjung ke Kantor Pusat Bea dan Cukai, Rawamangun, musium, melihat K-9 beraksi, dan Media Center Bea dan Cukai.
Rabu ceria, 18 Nopember 2015. Terima kasih Fun Blogging.

Bersama Bapak Muhammad Akhadi Jatmiko, Selaku Kepala Bidang Analisis dan Tindak Lanjut Kepatuhan Internal PUSKI  Kepabeanan dan Cukai (dokpri)
Setiba di lokasi, sambutan kepada kami begitu mengesankan, beberapa staff/petugas dengan pakaian seragam berbaris meyambut kami. Pengisian Daftar Hadir seperti biasanya pada sebuah pertemuan, lalu kami dipandu menuju ruangan di mana telah lebih dahulu berada di ruangan  mahasiswa dari sebuah Perguruan Tinggi di Jalan Simatupang.  Sudah tersedia pula di tiap kursi satu kotak snacks, minuman dan brochures. Benar-benar well-organized.

Bapak Muhammad Akhadi Jatmiko, Selaku Kepala Bidang Analisis dan Tindak Lanjut Kepatuhan Internal  PUSKI Kepabeanan dan Cukai -- menjelaskan tentang posisi dan peran DJBC (Direktorat Jenderal Bea dan Cukai), kenapa harus ada Bea dan  Cukai di Kantor Pos. Hal ini antara lain untuk menilai target pekerjaan -- terus diupayakan melakukan terobosan maupun inovasi dalam tugas dan fungsi khususnya dalam hal pelayanan kepada pengguna jasa dan juga pengawasan terhadap masuknya barang-barang larangan pembatasan melalui kiriman pos.

Selanjutnya Bapak Jatmiko menjelaskan bahwa Indonesia memiliki peraturan terbanyak di dunia sehubungan dengan pengurusan surat-surat izin.

KPPBC Tipe Pratama Kantor Pos Pasar Baru adalah satu-satunya Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai di bawah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang khusus menangani pelayanan dan pengawasan terhadap barang kiriman pos Luar Negeri. Semua barang-barang import ini terlebih dahulu melalui inspeksi kepabeanan (Customs Inspection).

Ibu Nurtanti Widyasari, Selaku Kepala KPPBC Tipe Pratama Kantor Pos Pasar Baru, antara lain memaparkan tentang pembelian secara online. Apabila kita menerima kiriman dari luar negeri via EMS  (Express Mail Service), berarti kita mengimportt barang dan dalam hal ini terkait dengan bea masuk yang harus dibayar. Bila item dinilai dibawah US$50 akan dibebaskan dari pajak, tetapi apabila lebih dari US$50 akan dikenakan pajak. Biasanya penerima tidak akan mengurusnya, mengingat sulit mengurus permohonan izin yang hars dipenuhi terlebih dahulu,. Akhirnya paket harus di retour oleh Penerima atau akan diambil tindakan oleh Bea dan Cukai dengan memusnahkannya.
Paket bertumpuk menunggu pemeriksaan (dokpri)
Barang-barang yang masuk via Kantor Pos baru bisa dikeluarkan setelah ada izin dari Bea dan Cukai. Larangan masuk diberlakukan untuk narkoba dan kosmetik serta barang lain yang ternyata setelah melalui mesin detector dinyatakan mencurigakan. Selain melalui mesin detector juga akan diperiksa oleh Satuan K-9 (K-Nine), yaitu jenis anjing khusus yang telah terlatih melakukan tugas melacak setiap barang melalui penciumannya.
 
K-9 sedang in action mengendus deretan paket (dokpri)
Jenis K-9 ini ada dua jenis, yaitu yang bersifat agresif, kotak/paket berisi barang yang mencurigakan akan di-koyak-koyak, sampai si Penjaga akan meneriakkan kata: "Good boy, good job, body!" ber-ulang-ulang, kemudian diberi upah berupa gulungan handuk berwarna putih menyerupai sebongkah tulang. Tetapi jenis yang bersifat pasif, apabila penciumannya menemukan barang terlarang, maka K-9 ini akan segera duduk di atasnya, menunggu Penjaga meneriakkan kata-kata serupa dan memberinya hadiah yang sama dengan K-9 agresif. Aneh tapi nyata. Terkagum-kagum kami melihatnya.

Begitu banyaknya paket besar mau pun kecil yang harus melalui pemeriksaan, di samping mesin detector, juga anjing pelacak (K-9). Belum lagi pemeriksaan paket yang dianggap mencurigakan dan harus dibongkar oleh petugas Bea dan Cukai dihadapan petugas Kantor Pos. Setelah diadakan pemeriksaan, paket tersebut akan di re-wrapping dan disisihkan, karena kebanyakan dari paket itu isinya barang-barang terlarang, antara lain juga barang-barang tak lazim, parfum dan kosmetik. 

Mudah-mudahan para pengirim menyadari pesanan mereka berupa barang-barang yang bisa dianggap ilegal itu, tidak akan luput dari pemeriksaan Bea dan Cukai. Berhentilah memesan barang-barang haram yang bisa menimbulkan kesulitan pada diri sendiri.

Bisa dibayangkan kinerja para petugas Kantor Pos dan Bea Cukai. Mereka bekerja keras melakukan tugas. Mungkin sebelum Anda melihat aktivitasdan kesibukan mereka seperti yang aku saksikan sendiri,  pastinya aku atau siapa pun akan ber-sungut-sungut, mengumpat Kantor Pos,  ketika menerima paket yang sudah tidak asli lagi bungkus paketnya, sudah tambal sana tempel sini, dibongkar, karena mencurigakan berisi barang yang tidak lazim, bahkan barang terlarang. Adalah tugas  Bea Cukai untuk memeriksa dengan membongkarnya dihadiri, tentu saja oleh  staff dari Kantor Pos.

eman
Paket yang dibongkar (dokpri)

Bapak Himawan Setiyo, Selaku Kasubsi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC Tipe Pratama Kantor Pos Pasar Baru, senada dengan Ibu Nurtanti menjelaskan agar bagi mereka yang biasa memesan barang dari Luar Negeri secara online, hendaknya lebih waspada dan berhati-hati, karena tidak sedikit penipuan yang terjadi melalui pembelian online dengan berbagai modus. Diperingatkan juga oleh beliau untuk tidak memberikan alamat kepada orang yang tidak dikenal, karena hal itu bisa saja disalahgunakan.

Pastikan juga barang yang akan dibeli secara online bukan merupakan barang larangan dan pembatasan. Semua barang impor yang melebihi harga US$50 dikenakan pajak. Jangan tergiur dengan harga online murah yang ditawarkan, karena harga tersebut belum termasuk ongkos kirim dan pajak impor yang harus dibayar.


Bravo Bea Cukai  1500225 (dokpri)

Selanjutkan kami dipandu menuju ke Pusat Kontak Layanan Bravo Bea Cukai 1500225 Di sini kami mendapat penjelasan tentang pelayanan  yang berkaitan dengan pertanyaan yang menyangkut  pengiriman/penerimaan paket dari dan ke Luar Negeri. Dalam hal ada kendala apa pun bisa ditanyakan ke Kontak Center ini baik melalui kontak telepon mau pun media social. Staff di bagian Kontak Center BRAVO Bea Cukai ini akan melayani customers dengan ramah dan semaksimal mungkin memberikan layanan terbaiknya.

 
Ruang Kaca Kontak Center (dokpri)

Lho! Koq bingung sih? Tinggal telpon 1500225 aja koq repot!

Kami juga dipandu untuk melihat Museum Bea Cukai, oleh Mbak cantik dan Mas ganteng, di mana bisa ditelisik awal mula aktivitas Bea Cukai dengan beberapa kali pergantian pakaian seragam. Barang kramik, cerutu, dan alat-alat untuk menditeksi paket juga di simpan di sini. Museum ini menurut pemandu belum dibuka untuk umum karena belum lengkap dan ruangan belum memadai.

Museum Bea dan Cukai (dokpri)



Sample beberapa alat dan benda cair untuk menditeksi paket. (dokpri)
Contoh items yang termasuk dalam larangan impor (dokpri)
Acara terakhir kami dipandu menuju tempat pelatihan K-9. Bapak Jatmiko ikut mendampingi kami dengan sikapnya yang ramah dan humble. Kurang lebih ada 30 ekor K-9 yang dimiliki Bea dan Cukai dengan para pelatih yang handal. Diperagakan juga bagaimana sikap K9 ketika penciumannya mengendus bau barang terlarang.
K-9 Anjing Pelacak Bea dan Cukai (dokpri)
Walaupun bluur gakpapa ya, yang penting foto bareng dengan Ibu Nurtanti dan Pak Jatmiko. ho Pak Himawan koq gak ada ya? (dok m.sobari)
Tour ke KPPBC Kantor Pos Pasar Baru lanjut ke Kantor Bea Cukai Pusat Rawamangun, Jakarta Timur yang sangat memberi kesan menyenangkan, berakhir pada kira-kira pada jam 16.00. Terima kasih kepada seluruh staff terkait atas hospitality yang sangat memuaskan.


Inilah para Jawara: Peserta ter-Senior (Me), Penanya Terbaik 1 (Uli), Penanya  Terbaik 2 (M.Hatta) dan Peserta ter-Junior (?)


11 comments:

  1. Selamat Bunda dapat "kado" dari pihak Bea Cukai :)
    hi hi hi

    waktu di kantor rawamangun, banyak yang tanya2 soal bunda
    pas saya kasih tahu usia dan pengalaman organisasi bunda, mereka kaget
    mereka (petinggi bea cukai) salut dengan bunda yang mau capek2 turun naik tangga dan ikut acara mereka dari pagi hingga sore

    ReplyDelete
  2. Masa siiiih? Makanya trus ada kado buat peserta ter-Senior di usia, hahaha....Kalau hati senang capek pasti hilang. Trust me. Makasih ya kunjungan Roel ke blog bunda.

    ReplyDelete
  3. Bunda aktif sekalii...

    sehat sehat yaa Bund..

    luv you.. :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Norma, itu karena dan kesempatan bagus dan gak boleh di-sia-siakan. Makasih kunjungan Norma ke blog bunda. lv u too

      Delete
  4. Ternyata jalurnya panjang sekali ya Bunda untuk sebuah barang bisa masuk ke Indonesia. Makasih ilmunya Bunda... Kagum dengan semangat njenengan.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Panjang sih gak, tapi begitu teliti, berhati-hati sekali. Kalo gak ada kecurigaan pasti lancar sampai ke tangan si Penerima. T erima kasih kunjungan Dani ke blog bunda.

      Delete
  5. Wah setiap pekerjaan itu ada tantangannya ya..senang sekali mengikuti kegiatan bunda lewat tulisan ini..

    ReplyDelete
  6. Terima kasih Kania. Benar sekali, hampir setiap kegiatan offline itu pasti ada tantangan untuk menulis. Terima kasih juga kunjungan Kania ke blog bunda.

    ReplyDelete
  7. si BUnda heubat deh..sehat terus ya bunda

    ReplyDelete