Posts

Showing posts from February, 2018

Si Pete Datang Pucuk Dicinta Ulam Tiba

Image
ODOPPEB18 Hari ke-14
TEMA:


Cerita indah saat menggunakan jasa tukang patri (tambal panci dll), sol sepatu, service payung, jamu gendong, tukang potret keliling, tukang sayur keliling dll)
Si Pete Datang Pucuk Dicinta Ulam Tiba -- pribahasa yang berarti apa yang diharapkan akhirnya kita dapatkan juga. Cerita indah  itu terjadi ketika beberapa waktu yang lalu hujan turun tiada henti. Pikirku pasti rencana yang sudah kurancang akan gagal. Menu yang khas kesukaan anak lelakiku pastinya gagal aku buat. Bagaimana mungkin aku akan menyiapkan makanan tersebut kalau bahannya kurang lengkap. Jenis bahan itu hanya ada di pasar, sedangkan ketika hujan seperti ini tak ada keinginan untuk berbelanja ke pasar atau keluar rumah. Tapi aku punya rencana yang harus aku tuntaskan hari itu. Gimana ini?

Pentingkah Film-film Perjuangan diputar untuk Anak-anak Sekarang

Image
ODOPPEB18 Hari ke-13 (17/02/18)
Tema:
Penting apa tidak film-film perjuangan diputar untuk anak-anak sekarang. Kasih masukan, saran dan kritik terhadap pembuat film perjuangan yang telah ditonton (Zaman dulu atau sekarang) serta jelaskan manfaatnya jika memang penting.

Tak Satu Jalan ke Roma

Image
ODOPPEB18 Hari ke-12 (16/02/18) Tema: Sharing Mantra, Quotes atau Motto disertai makna dan kisah dibaliknya.

Tak Satu Jalan ke Roma! Motto favoritku, mudah-mudahan tidak ada yang beranggapan motto tersebut sebagai pelarian dari satu hal ke hal yang lain, hehe.. Pengertian dari mott yang berarti sebagai semboyan hidupku, pedoman untuk menjalani kehidupanku. (Ini versiku). Kenapa aku menyukai motto tersebut? Karena sangat tepat dengan keadaan yang melingkupi jalan hidup sejak aku sekolah SMA hingga saat ini.

Apa Sisi Maskulin dan Femininku

Image
ODOPPEB18 Hari ke-11 15/2/18
Tema: Apa sisi maskulin dan feminin Anda?


Apa Sisi Maskulin dan Femininku? Pertanyaan ini menggelitik banget lho. Karena biasanya yang menilai kan orang lain bukan diri kita sendiri. Tapi aku jadi penasaran ingin juga mengetahui apa sih sisi maskulin dan femininku? Ada Paman Google yang akan membantu. Nah, setelah googling aku menemukan link yang berikut ini dan mulailah aku berselancar di sana. Ternyata ada quiz yang bisa membawa kita mengetahui fungsi otak kita -- mana yang lebih dominan -- femininkah atau maskulin. Jreng-jreng-jreeeng: Yeay, dibawah ini hasilnya\

Daerah Perbatasan yang Belum Kuketahui

Image
ODOPPEB18 Hari ke-10 14/2/18

Tema: Daerah perbatasan Indonesia manakah yang anda ketahui? Apakah ingin ke sana? Untuk apa? Dan apa yang bisa dilakukan untuk memajukan daerah perbatasan Indonesia yang masih terdiskriminasi dan rawan melunturnya sikap nasionalisme dari saudara-saudara kita itu?

3 Hal Yang Harus Dihindari

Image
ODOPPEB18 Hari ke-9 13/2/18
Tema:   Menghargai Diri Sendiri

3 Hal Yang Harus Dihindari -- apa sih maksudnya? Tema hari ini merupakan untaian kalimat yang panjang. Jangan salahkan aku kalau beberapa kalimat akan aku ambil sebagai bagian dari postinganku. 

No Harm To Say No For Your Good Sake

Image
ODOPPEB18, Hari ke-8 (120218)


Tema: Apa yang kamu tolak untuk campaign posting di blog , IG dan semua akun sosmed? Alasannya kenapa? Bagaimana cara menolaknya.

Mampukah Aku Menciptakan Trend Sendiri

Image
ODOPPEB18 Hari ke-7 (110218) Tema: Sebagai blogger, tentunya ingin punya ciri khas, termasuk menciptakan trend sendiri.  Walau belum nge-top, langkah apa yang dilakukan supaya bukan sekadar  menjadi follower namun menjadi pencipta trend yang inovatif
Sebagai blogger yang mengandalkan kecepatan mengetik saja, tentu hal yang mustahil bisa menjawab pertanyaan Mampukah Aku Menciptakan Trend Sendiri. Mana mungkin? Tapi bukan Bundayati sebutanku kalau belum apa-apa sudah bilang gak bisa atau gak mungkinlah, hehehe...

Mengejar Ketertinggalan yang Tak Pernah Selesai

Image
ODOPPEB18 Hari ke-6 (10 Pebruari 2018)
Tema: Resolusi yang urgent dilakukan di tahun ini effort apa yang sudah dilakukan untuk mencapainya

Mengejar ketertinggalan yang tak pernah selesai menjadi prioritas utamaku dalam mengimplementasikan resolusi tahun tahun 2018.  tentu saja aku harus membuat perencanaan yang matang dari awal. Kenapa? Ya, karena akulah yang mengetahui dimana kekuranganku dan apa pula kelebihanku selama aku terjun ke dunia maya sebagai blogger.

3 Records MURI Diraih oleh Ibu yang Inspiratif Ini

Image

Aku Menyukainya Walau Tak Menguasainya

Image
ODOP PEB18 Hari ke-4 (8 Pebruari 2018)
Kalau ada yang bertanya sejak kapan aku menyukainya, pastilah jawabanku cuma tiga kata saja: "Udah lama banget!" Kapan itu? Ya, sejak kamu, kamu dan kamu belum lahir, hehe...kalau kamu mau tanya tahunnya, ya ketika itu masuk kelas satu SMP, di SMP XI, Jalan Bumi, Majestik, Kebayoran Baru tahun 1953. Nah, yang ini aku tidak bisa berbohong "Aku Menyukainya Walau Tak Menguasainya." Bayangin deh berapa waktu lamanya telah berlalu. Aku tetap menyukainya. Aku berusaha untuk bisa menguasainya tapi aku belum berhasil. Swear!

Menghadapi Saat Roda Kehidupan Berada di Dua Sisi

Image
ODOPPEB18 Hari ke-3 (7 Pebruari 2018)

Dulu, ketika aku masih kecil belum mengerti apa maksud Nenek mengatakan: "Hidup itu seperti roda pedati." Setelah dewasa baru aku sadar akan artinya. Roda pedati yang  berputar, berputar dan berputar, kadang berada di sisi bawah dan secara teratur berpindah di posisi atas. Tak ada yang bisa mengubahnya karena itulah perjalanan perputaran roda pedati. Menghadapi Saat Roda Kehidupan Berada di Dua Sisi setiap individu pasti pernah mengalaminya. Begitu juga dengan perjalanan hidup yang aku alami tak lepas dari dinamika kehidupan. 

Kesan dan Manfaat Reuni

Image
ODOP PEB 18 Hari ke-2 (6 Pebruari 2018)
Tema: Kesan dan Manfaat Reuni (sekolah, kantor lama, organisasi dll.)


3 Kiat Melawan Amarah

Image
ODOP Peb18 Hari Pertama: 5 Pebruari Tema:  Kiat berdamai dengan diri sendiri saat marah atau kesal terhadap orang lain dengan tujuan agar tidak terjadi kebencian satu sama lain

Setiap individu pasti memiliki cara yang berbeda dalam mengatasi amarah yang meledak karena suatu hal yang membuat hati marah dan kesal. Secara otomatis otakdan naluri kita akan mampu mengatur kemarahan itu ditujukan pada keluarga-kah (terutama orangtua kita) atau  kepada teman, tetangga, orang asing sekalipun. Tanpa kita minta secara reflex sikap kita dalam melontarkan amarah akan berbeda. Hal ini sangat berkaitan dengan tingkat pendidikan seseorang. Semakin tinggi jenjang sekolah yang dimiliki maka semakin tinggi pula tingkat pengendalian diri melawan emosi. Yuk, simak kiat-kiat ala Bunda Yati"3 Kiat Melawan Amarah"