Mengejar Ketertinggalan yang Tak Pernah Selesai

ODOPPEB18 Hari ke-6 (10 Pebruari 2018)
Tema: Resolusi yang urgent dilakukan di tahun ini effort apa yang sudah dilakukan untuk mencapainya

Mengejar ketertinggalan yang tak pernah selesai menjadi prioritas utamaku dalam mengimplementasikan resolusi tahun tahun 2018.  tentu saja aku harus membuat perencanaan yang matang dari awal. Kenapa? Ya, karena akulah yang mengetahui dimana kekuranganku dan apa pula kelebihanku selama aku terjun ke dunia maya sebagai blogger. 
Salah satu cara untuk menambah ilmu blogging (Google Analytic) (dokpri)

Dulu, ketika aku memutuskan untuk mengenal dunia online bermula dari ketertarikanku pada Bisnis Online (2009). Aku terlalu tergiur membaca beragam testimonial para anggotanya. Padahal yang diperlukan dalam sebuah aktivitas adalah mindset. Aku belum memilikinya. Keraguanku cepat sekali  memimpin dalam memutuskan -- aku harus mengakhiri keanggotaanku di aktivitas ini. Bayangkan, dalam kurun waktu  satu tahun aku hanya mampu menggaet seorang customer saja, hiks...

Menyesalkan aku? Tak pernah aku menyesalkan keterlibatanku dengan bisnis online ini -- tanpa aku menjadi anggotanya -- sudah pasti aku tidak akan berada di sini hingga saat ini. Koq? Iya, berkat Bisnis Online yang bernama Formulabisnis aku jadi punya akun fesbuk dan akun blogger.com -- kedua akun tersebut wajib dimiliki oleh para anggotanya.

Setelah aku meninggalkan kegiatan tersebut, mulailah aku memantapkan diri untuk mengganti nama blogku dari sederet untaian kata yang panjang, hehe...menjadi hanya satu kata: MISCELLANEOUS. Blog ini semula belum ber-dot-com. Kemudian karena aku semakin lama semakin menyukai kegiatan ini, yang pastinya dimonopoli oleh aktivitas menulis, jadilah aku beri nama blog sesingkat itu. Aku belum bisa menentukan niche. Aku masih terlalu awam ketika itu. Bahkan hingga kini blogku masih bernama Miscellaneous, blog gado-gado yang memuat beragam tulisan. Suatu saat pasti aku harus menentukan satu niche untuk blog ini. In Shaa Allah.
Sejak tahun 2013 karena memang blog ini sudah mulai memberi lampu hijau dalam hal penghasilan. Aku sudah mulai merasakan sedikit demi sedikit penghasilan mengalir berkat aku ngeblog. Tanpa ragu pada bulan Nopember 2014 aku menjadikan blogku www.bundayati.com 

Teriima kasih, Cikgu @Shintaries, Founder Blogger Perempuan yang telah 
berbaik hati  membantuku melakukan  penyesuaian
 dari blogspot ke dot.com
Namun kepiawaianku hanya menarikan jemariku saja di atas keyboard Laptop tidak cukup untuk melakukan kegiatan yang aku suka, yaitu kegiatan menulis. Dalam menulis artikel diperlukan pemanis untuk tampilan sebuah postingan.  Pengetahuanku tentang blogging sangatlah minim sehingga aku selalu kesulitan untuk menambahkan asesoris postinganku. Pengetahuan bloggingku harus dikembangkan.
Memiliki sebuah blog tidak hanya memerlukan kepandaian mengetik untuk mulai mengisi halaman-halamannya yang masih kosong. Aku harus menulis. Bukan hanya itu, tapi juga harus disertai dengan pengetahuan lain yang bila aku hitung apa saja pengetahuan itu, jemariku sebelah tangan masih kurang untuk menghitungnya. Bayangkan betapa banyaknya tugasku untuk menjadi seorang blogger dengan pengetahuan yang memang sebenarnya sudah harus dimiliki dengan baik.
Usaha yang harus aku lakukan bila aku memang ingin menjadi blogger yang setidaknya memiliki ilmu perbloggingan yang tidak hanya itu-itu saja, aku harus berusaha memulai dan menuntaskan resolusi yang paling urgent. Apa itu?  Aku harus mengulik apa kekuranganku kemudian mulai menata diri untuk berusaha cepat bangkit dari keterbatasan ilmu yang kupunyai saat ini. 
Apalagi bila tampilan konten blogku menarik tentu akan bertambah banyak tawaran-tawaran untuk menulis artikel berbayar. Mengingat trend blogging memang sedang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat -- akupun harus berusaha mengejar ketertinggalanku dalam ilmu perbloggingan.  Semoga aku masih diberi kesehatan untuk mengimplementasikan resolusi ini demi berlanjutnya aktivitasku di dunia blogging.  Resolusi urgent yang sedapat mungkin harus aku implementasikan pastinya Mengejar Ketertinggalan yang Tak Pernah Selesai, hehe...#mungkininifaktorusia
Banyak yang telah aku lakukan untuk menambah pengetahuan blogging, namun selalu tersendat karena aku tidak memiliki kemampuan tentang koding, apa itu CSS, Google Analytic yang harus aku pelajari ulang, html,  menulis konten yang menarik dan berkualitas, SEO, Vlog, Buzzer, dan masih banyak lagi hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas blogging yang semakin hari bertambah menantang. 

Apa yang aku sebutkan di atas adalah rangkaian ilmu yang harus aku targetkan bisa aku pahami dan aku praktikkan tahun ini. Adanya Google sangat menguntungkan karena setiap ada kesulitan aku selalu berpaling kepada Paman Google.  Mengejar Ketertinggalan yang Tak Pernah Selesai? Memang begitu adanya.  Menggali ilmu untuk menambah pengetahuan tidak akan ada habisnya.

Semoga aku bisa lanjut dan meningkat menjadi blogger yang memiliki pemahaman yang lebih baik dari sekarang. Aamiin.



Comments

  1. semoga treus konsisten dengan resolusinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga do'a Tira menguatkan bunda untuk konsisten dengan resolusi bunda.

      Delete
  2. Soal belajar, semangat bunda Yati tak ada matinya ya. Saya kalah jauuuh, pokoknya.

    Semoga bunda Yati selalu diberi kesehatan dan bisa tercapai resolusinya agar terus mengispirasi kami yang muda2 ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soal semangat memang bunda akui, Tarry, tapi daya serapnya ini lho yang kurang bisa merembes dengan cepat, hehe... Alhamdulillah, semoga bunda bisa menginspirasi mereka yang muda dan ranum. Aamiin.

      Delete
  3. Yeaay semangat belajar bunda... Aku juga baru ngeh loh kalau ternyata dunia blogging itu bukan sekedar nulis saja, ada banyak hal lain yang harus kita pelajari

    ReplyDelete
  4. sangat menginspirasi mbak kisahnya,,salam kenal nggih :)

    ReplyDelete
  5. Aku banyak belajar dari Bundaa..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ada Apa Dengan Panggilan Bunda?

Eratnya Ikatan Kekeluargaan Itu

Khasiat Serai Merah