Inikah Buku Favoritku?


Inikah buku favoritku? Mungkin sudah puluhan buku yang aku baca tapi belum ada satupun yang mampu merebut hatiku untuk mendapat julukan sebagai buku favorit, apalagi yang mampu mengubah kehidupan plus mampu mmbuatku melakukan sesuatu setelah membacanya.




Tapi tunggu dulu! Mungkin buku yang satu ini -- bukan buku novel, puisi ataupun kumpulan cerpen. Tapi sebuah buku tentang tanaman Sansevieria. Entah kenapa aku begitu kagum pada tampilan-tampilan tanaman yang memiliki beragam spesis ni. Konon lebih dari 200 jenis spesis.

Ini termasuk yang langka (dokpri)

Sejak tahun 2005 setelah melihat pameran Flora dan Fauna di Lapangan Banteng, aku merasa jatuh cinta pada satu tanaman yang terkenal dengan nama Sansevieria. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama Lidah Mertua. Nah, begitu kagumnya aku pada jenis tanaman yang satu ini sehingga aku usahakan untuk hunting bukunya. Alhamdulillah aku temukan.

Mulai tahun 2005 aku  memelihara tanaman itu. Aku addicted  mengunjungi gallery-gallery tanaman disertai pot-pot yang unik. Aku sering bertanya kepada tukang kebun di Nursery bagaimana cara pembiakan tanaman ini. Buku tentang tanaman Sansevieria ini betul-betul membuat aku penasaran. Aku mulai membeli anakan dari beberapa jenis. saja waktu itu. Dari buku yang aku beli barulah aku tahu bahwa tanaman ini memiliki lebih dari 200 jenis spesis. Sedangkan, aku? Sampai saat ini, tahun 2018 baru memiliki beberapa jenis saja. Aku tak sanggup untuk mengoleksi varian-varian yang langka karena harganya selangit, hehe...


Beberapa tahun setelah itu aku benar-benar jatuh cinta pada tanaman ini, disamping mudah memelihara dan pembiakannya, pun tidak perlu perawatan yang khusus. Penyiraman seminggu dua kali saja sudah cukup. Sansevieria yang langka memang agak lama muncul anakannya, sehingga harus bersabar menunggu. Untuk hal ini memang harus khusus merawatnya.

Pot-pot tanaman di lantai atas rumahku didominasi oleh tanaman favorit ini. Aku tak pernah membeli tanaman Sanse yang sudah besar. Aku suka melihatnya tumbuh sejak anakan. Kini sudah beberapa tahun berjalan. Pot-pot di rumahku dihuni oleh tanaman ini.

Berawal dari melihat pameran flora dan fauna, kemudian aku hunting buku tentang tanaman yang telah mencuri hatiku ini. alhasil aku jadi selalu mempunyai semangat untuk merawatnya dan rasanya satu hari tidak pulang ke rumahku, seperti ada yang hilang, hehe...#lebay

Di dalam buku yang kemudian aku beri judul buku favorit ini ada juga tambahan ilmu yang aku dapat. Tanaman Sansevieria ini memiliki manfaat yang luar biasa lho! Mampu menghilangkan bau tak sedap dalam ruangan. Tidak mengeluarkan gas beracun sekalipun pada malam hari tidak kita keluarkan dari ruangan. Tanaman ini aman untuk kesehatan. Sayang aku sedang bermalam di rumah anakku. In Shaa Allah kalau aku pulang ke Pamulang akan aku upload foto buku favoritku ini. Tenang aja masih ada hari esok. Karena ini menyangkut buku favorit, sewajarnyalah harus ada donk foto bukunya dalam postingan ini. Tenang... akan aku edit nanti setelah ada foto bukunya.

Semakin sering aku membuka dan membolak-balik halaman buku ini semakin aku ingin mengoleksi beragam spesis lagi. Ada beberapa yang aku beli dan mengeluarkan uang yang lumayan besar karena memang langka dan cukup bertahun menunggu hingga anakannya muncul. Inikah buku favoritku? Jawabanku: ya!

Last but not least: Bisakah hobby menjadi income? Bisa! Kenapa gak? Ada beberapa teman dekat yang datang ke rumahku dan "naksir" beberapa pot. Nah, tentu saja tidak aku berikan dengan gratis. Bukan karena aku pelit lho, tapi ya sekedar untuk uang lelah aku merawatnya dengan penuh kasih sayang. Tapi ada juga yang aku berikan secara free-of-charge.  Oya, pernah ada tetangga yang datang dengan membawa sebuah pot keramik, langsung minta dibuatkan pot berisi tanaman sansevieria ini dengan kreasi ala bundayati, hehe... Alhamdulillah tentu donk ada uang jasanya. Asyik juga, kan.





Comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Wah, suka berkebun ya jadinya, Bunda
    Saya pengen tetapi rumah belum memungkinkan karena masih ngontrak

    Sehat selalu ya, Bunda

    ReplyDelete
  3. Wah, ada 200 jenis spesies, banyak juga ya, Bun. Cantik-cantik dan mudah merawatnya ya.
    Bukunya pasti banyak membantu bunda dalam merawat tanaman ini, ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diah Kusumastuti, makasih kunjungannya ke blog bunda. Bukunya sering banget bunga bolak balik liat beragam Sanse ini yang unik. Sangat membantu dalam hal nama-nama Sanse,tapi tetap susa ngapalnya karena variannya yang mirip sat sama lain, kecuali yang langga banget.

      Delete
  4. Selalu salut sama mereka yang bertangan hijau rajin berkebun seperti Bunda Yati.
    Saya juga ada lidah mertua di sini, Bunda. Tapi diletakkan di luar rumah. Baru tahu nih kalau lidah mertua aman dipajang di dalam rumah.
    Nama Sansevieria ini juga mirip Aloe Vera ya, Bun.
    Sama2 berarti tanaman lidah pula dalam bahasa kita.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ada Apa Dengan Panggilan Bunda?

Eratnya Ikatan Kekeluargaan Itu

Khasiat Serai Merah