Sulitnya Menjatuhkan Pilihan Tema Blog yang Aku Suka


Source: Pixabay
Bak sedang menentukan sebuah pilihan akan datangnya seorang kekasih yang seterusnya akan menjadi pendamping dan panutan dalam hidup, begitu juga bagaimana sulitnya menjatuhkan pilihan tema blog yang aku suka. 


Tetapi melihat dan mengalami apa yang selalu menjadi pilihanku kala aku membuka laptop dan mulai berselancar.  Tanpa sengaja aku pasti meng-klik tentang tutorial, hehe...Tutorial yang menyangkut segala sesuatu tentang pengetahuan blogging yang masih belum aku kuasai serta harus aku pelajari karena ada saatnya dibutuhkan  -- pernak pernik template atau bagaimana caranya mengisi blog dengan konten yang berkualitas. Sampai sekarang aku sendiri tidak pernah tahu mengenai kualitas konten postingan yang tertuang sebagai hasil dan buah pikiranku.  Tentunya para rekan yang menjadi tamu di rumah onlineku-lah yang bisa dan akan menilai. Tolong dicatat bukan berarti tema tutorial paling aku suka, namun paling sering aku cari.

Bagaimana dengan job review, content placement? Untuk kedua hal ini aku selalu memilah dan memilih berkaitan dengan produknya, apakah erat kaitannya dengan technical system, seperti misalnya harus mereview produk handphone teranyar dan sejenisnya yang dalam mereviewnya harus teliti dan hati-hati -- tentu aku kurang menguasai, ini aku hindari -- ataukah bersifat general, seumpama lepas dari masalah teknik -- tentang makanan, minuman, perlengkapan dapur atau furniture, toko online dan semacamnya -- pasti akan mendapat prioritasku.

Dalam penulisan artikel di blogku sejauh ini hampir delapan puluh persen aku isi dengan tema yang beragam. Kenapa? Ya, itu tadi, sulitnya menjatuhkan pilihan tema blog yang aku suka. Hatiku belum bisa menentukan tema yang manakah akan lebih unggul dari yang lain.Terus terang dalam hal kelancaran menuangkan isi kepala, hehe...maksudnya ide-ide yang terperangkap dalam otak akan lebih mudah bagiku ketika menorehkan sebagian besar tentang pengalaman pribadi. Naluriku yang berperan penting dalam memutuskan bagian mana cerita yang akan dirangkai ke dalam kalimat dan yang patut orang lain membacanya.  Selebihnya tentu aku memiliki kebebasan dalam menulis.

Berkat menulis di blog walaupun aku bukan seorang penulis terkenal, bermodalkan cara self-publishing aku berhasil menerbitkan sebuah buku.  Kompilasi dari beberapa postingan pilihan dari artikel-artikel di blog-ku. Buku tersebut aku beri judul "Me and My Life, Bunga Rampai Kehidupanku"

Alhamdulillah buku terbitan Sixmidad Publisher ini pada tahun 2014 telah bisa aku jadikan sebagai warisan untuk anak cucu dan menantu.  Dan ada satu lagi keistimewaan yang kudapat karena menulis di blog ini. Seringkali ada kesempatan yang datang untuk berpartisipasi dalam ajang lomba menulis antologi. Tentu saja kesempatan ini tak pernah aku sia-sia-kan.  No harm to try, kan? Bahkan ini merupakan satu langkah maju untuk menguji kepiawaianku dalam menulis. Setiap penyelenggara lomba pasti memiliki kriteria masing-masing. 


Sampai saat ini pun aku masih dalam posisi sulitnya menjatuhkan pilihan tema blog yang aku suka. In Shaa Allah di waktu yang akan datang akan bisa aku temukan. 

Nah, andaikan dari jumlah 1623 tulisan yang masuk, sebanyak 30 tulisan terpilih untuk dibukukan -- dan tulisanku termasuk di dalamnya  -- tentu bagiku merupakan sebuah awal yang baik. Semakin suka aku menulis di blog karena keberhasilanku yang pertama menulis buku antologi terus berlanjut hingga aku sampai akhir tahun 2012 sejumlah 21 buku antologi. Belum seberapa dibandingkan dengan para blogger yang sudah memiliki buku lebih dari yang aku miliki. 

Kalau boleh aku bertanya apa yang membuat Anda jatuh cinta dan memilih satu tema untuk blog Anda. Mau sharing di komentar? Silakan, siapa tahu dengan membaca komentar-komentar Anda akhirnya aku bisa menjatuhkan pilihanku tema apa untuk blogku yang aku suka.


Sulitnya memilih tema untuk blog!
 

Source:tutorbuatblogizzat.blogspot.com

Day-2 BPN30DayChallenge






Comments

  1. bunda keren banget sih sampe udah bisa terbitin buku :) duh jadi penasaran pengen baca bukunya semoga aku juga konsisten nulis kayak bunda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Herva, itu isi bukunya adalah compilation dari postingan pilihan dari blog. Maksudnya biar mereka yang baru punya facebook pada mau jadi blogger, karena gak susah-susah amat jadi blogger kalau hanya menulis doank mah, tapi ya kita harus mengikuti alur perkembangan blogging, tentunya. Terbitin bukunya secara self-publishing koq, kan bunda mah bukan Penulis terkenal atuuuh.

      Delete
  2. Blogku sih masih campur aduk, tapi kebanyakan postingan tentang makanan, bisa kuliner atau resep masakan. Review juga yang umum2, kalo sudah review gadget duh nyerah deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Blog saya jg masih campur aduk alias gadogado. Ga fokus ke niche tertentu

      Delete
    2. Lianny, blog gado-gado itu katanya bisa juga dikategorikan sebagai blog dengan nichie LifeStyle. Keren juga, kan.
      Sama donk sama bunda, bunda juga juaraaang banget ikut review mengenai gadget.

      Delete
  3. Saya juga Ada blog yg campur aduk bunda. Ya itu.gunanya biar Saya nulis macem2 gacuma satu tema :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalau bunda seperti yang bisa dibaca di postingan, udah terlanjut pake nama blognya itu, yowisj sementara itu aja dulu deh.

      Delete
  4. Blogku udah mulai terarah dengan passion dan personal branding yang mau aku tunjukan mba. Hehe

    ReplyDelete
  5. Kalau saya masih campur aduk, Bunda. Masih nulis apa saja yang dirasa perlu ditulis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eri, masih camdpur aduk, tapi Eri udah gape tuh bikin semacan infografis, ya. Bunda belum bisa walaupun sudah ikut workshop, hehe...

      Delete
  6. Blog saya lifestyle bu, biar jangkauannya luas haha. Kalau yang khusus parenting juga ada sih, fokus hanya diparenting jadi ga dicampur gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, nama blog LifeStyle untuk blog gado-gado keren juga ya. Tapi bunda belum berani pake LifeStyle karena nantinya pasti minta tolong blogger yang handal untuk bantu bikin, hehehe...maklum bunda kan kalo belajar paling susah tuh.

      Delete
  7. Iya Bunda yang lebih beragam kadang membuat lebih seru, karena mau apa saja ada di blog Bunda, semangat Bunda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Tanti a.k.a. @astinaastanti, memang betul tuh tapi banyak komentar koq blog gak punya NICHIE, hiks...

      Delete
  8. Wah Bunda Yati bukunya banyak yaa, yang penting keep writing ngga usah pusing mikirin Niche kita yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih kasih supportnya, Mbak Dewi Rieka. Bunda setiap abis bikin postingan udah gak pernah lagi di didaftarkan di google atau di Yahoo or di manapun, hehe...nulis-nulis aja dan kalau gak lupa di postting di beberapa sosmed. Gitu.

      Delete
  9. Horeee...akhirnya berkunjung ke blog bunda yati. Sungkem dulu ah. Blog saya jg masih gado2 bunda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sini, bunda peluk setelah sungkem. Tos kita yuuk.

      Delete
  10. Bunda hebat sekali sudah menerbitkan buku saluut sama semangat bunda. Sukses selalu ya bunda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih pujiannya, tapi itu kan buku compilation dari artikel pilihan dari blog bunda juga lho, yang milih ya bunda, yang nerbitin melalui Self-Publishing-lah, sayang, siapapun bisa koq nerbitin buku kalau ada niat, yang penting jangan ngarep Penerbit Mayor, hehehehe...

      Delete
  11. Sama Bu, aku pun susah kalo ditanya tema yang paling aku suka. Aku curhatnya random sih. Segala ditulis. Tapi tetep, kecenderungan sih ke parenting.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin kalau blogging ini udah ada sejak bunda masih muda, bunda juga pasti akan milih yang parenting. Makasih udah berkunjung ke blog bunda.

      Delete
  12. Aku sampai tiga kali beralih bunda dari tema perjalanan ke gado-gado, sekarang kembali ke traveling karena menurutku itu sudah sesuai dengan pasionku bunda.

    ReplyDelete
  13. Aku nggak bisa spesifik bunda, hehehehe akhirnya karena nulisnya macem-macem melulu aku menjatuhcintakan diriku dengan niche lifestyle

    ReplyDelete
  14. Blog saya juga masih isi gado-gado. Belum bisa istiqomah dengan blog yang tematik. Sudah bikin blog dengan niche tapi masih mangkrak.

    ReplyDelete
  15. Bunda, blog saya pengennya traveling dan kuliner yang banyak. Tapi sekarang gado gado. Hihiii.

    ReplyDelete
  16. Sama Bunda, saya juga ampek sekarang masih acak adut isi blognya. Soalnya ada ide apa pinginnya ditulis aja, jadi ya gitu deh. Gado gado.

    ReplyDelete
  17. Bunda nggak sendirian, aku pun memilih tema gado-gado di blog. Lebih asik sih bisa nulis apa aja, hahaa

    ReplyDelete
  18. so far aku suka paling suka nulis ttg traveling bunda...
    tp buka berati suka yg lain... tp klo mau buat niche khusus trabeling juga takutnya ga ke update makanya pilih life style blog aja nih

    ReplyDelete
  19. Aku nih belum konsisten bun sama tulisan, padahal tema blog lifestyle tapi masih suka nyampur. Kayaknya kudu belajar sama bunda nih.

    ReplyDelete
  20. Aku suka blog bunda soalnya suka cerita2 ttg kehidupan dna aktivitasnya. Bagiku itu meanrik kok bun. Udah kyk gini aja tanpa tema justru aku suka baca2 hehe.

    ReplyDelete
  21. Aku jatuh cinta pada tema parenting karena ingin sekali menulis berbagai hal tentang anak-anakku, Bunda. Meskipun yaaa tidak semua isi blogku tentang mereka sih. Tapi kalau tema terfavorit ya memang itu.

    ReplyDelete
  22. Aku tema blog sampe sekarang masih gado" banget haha. Belum bisa nentuin yg mana yg bakalan Jadi utama.

    ReplyDelete
  23. Bundaa~
    Kagum sama konsistensi Bunda dalam menulis.
    Dan justru dengan tema yang macam-macam ini, makin memperkaya khasanah Bunda dalam berbagi ilmu.

    Setujuuu, Bunda...

    ReplyDelete
  24. Wow tulisannya udah banyak banget bunfa, kalah aku...apa tipsnya bisa rajn menulis

    ReplyDelete
  25. Aku juga sering bava tutorial blog nih bunda. Aku mau bebelajar tentang SEo

    ReplyDelete
  26. Bundaaaaa... saya juga blognya gado-gado, sulit menentukan temaaaa :D :D

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Ada Apa Dengan Panggilan Bunda?

Khasiat Serai Merah

Eratnya Ikatan Kekeluargaan Itu