Thursday, August 04, 2011

Ada Apa Dengan Panggilan Bunda?







Selama ini kan teman-teman facebook and juga para blogger pasti deh bingung kenapa sih aku ini mendapat predikat panggilan sebagai bunda. Secara umum dalam bahasa Indonesia yang baku bunda kan artinya ibu. Lho? Koq? Aku dipanggil ibu oleh semua yang kenal aku, termasuk tetangga-tetangga dilingkungkungan RT tempat tinggalku ataupun tetangga-tetangga ditempat tinggal anakku. Memang aku akhirnya 90% jadi salah satu penghuni di lingkungan RT ditempat tinggal anakku yaitu Green Bintaro Residence. Para ojeckers (yang udah kenal tentunya) pun memanggilku dengan sebutan bunda.


Sebenarnya ada cerita yang khusus kenapa akhirnya semua yang kenal denganku mengenalku dengan sebutan bunda, sampai-sampai Pak RT dilingkungan pun terkadang memanggilku dengan sebutan tsb. Hampir rata-rata keponakanku yang perempuan yang sudah memiliki anak latah memanggilku dengan sebutan bunda juga. Mereka tidak memanggilku dengan sebutan "Uning" seperti biasanya. Nah repotnya kalau kami sedang mengadakan kumpul-kumpul bareng tau-tau si cucu-cucu keponakan memanggil mamanya: bundaaa........... Akupun ikut menghampiri donk karena dipanggil sih, hehehehe....

Nah untuk mengatasi hal-hal seperti ini didapatlah kesepakatan antara aku dan para keponakan yang udah jadi ibu-ibu muda bahwa sebutan untukku bunda yati, untuk mereka bunda thok. Beres deh.

Ceritanya sendiri begini:
Dulu ketika aku baru mempunyai seorang cucu dari keponakan (anak kakakku yang tertua) ia tidak mengizinkan anaknya memanggilku dengan sebutan "nenek, oma, grandma atau sejenisnya".

Kenapa sih koq gak boleh? , tanyaku.

Uning belum pantes dipanggil nenek, jawabnya.

Kejadian ini adalah 25 tahun yang lalu. Dia bilang aku belum pantas dipanggil dengan semua sebutan itu. Aku terlalu muda untuk jadi seorang nenek dan sekaligus dipanggil nenek. Rrrrrrrr........... senengnya dibilang belum pantes dipanggil nenek. Hepinya dibilang terlalu muda untuk jadi nenek, qiqiqiqiqiiiiiiiii....... Padahal umurku waktu mendapat anugerah cucu pertama dari keponakanku adalah tahun 1987 dan cucu yang very cute berumur 2 tahun sudah belajar memanggilku dengan sebutan bunda. Umurku pasti sudah bisa ditebak kan 50 (baca: limapuluh tahun) Pada usia ini aku dibilang belum pantes dipanggil nenek? Ya ampuunnn.....senengnya, hehehehehe.... Ya ampuun heppynya...xixixixixiiiiiii.....Akhirnya keterusanlah aku dipanggil bunda oleh cucu-cucuku, orang disekitarku yang mengenalku dengan baik. Hingga sekarang. Termasuk para blogger yang nongkrong di Warung Blogger, teman-teman facebook. Hanya ada beberapa teman fb yang memanggilku dengan sebutan "mom, ibu atau grandma".

Sedangkan panggilan "uning" oleh keponakan-keponakanku adalah berasal dari kata Uniang dalam bahasa Minang yang artinya "bule, bude, tante, antie". Tapi susah ternyata untuk meliuk-liukkan tenggorokan menyebut Uniang, jadilah panggilan itu dipermudah Uning.

Jadi juga postingan ini. Alhamdulillah.

45 comments:

  1. Saya juga lebih sreg manggilnya Bunda, hehe..

    ReplyDelete
  2. emang lebih marem manggil BUNDA hehehe

    ReplyDelete
  3. pengen manggil nenek... ahahha... tapi kok kesannya nggak sopan, enakan bunda sih.... soalnya serasa punya ibu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah.. Bunda mah universal menurutku boleh buat nenek ataupun ibu hahaha... ini pendapatku aja sih

      Delete
  4. BUNDA...lebih akrab, lebih sopan, lebih gaul, dan pokoknya lebih dah,,,hehehe

    Selamat Malam BUNDA Yati

    ReplyDelete
  5. Tapi emang lebih seru manggil "Bunda" Bun hehe... Met puasa ya Bunda Sayaaang ;)

    ReplyDelete
  6. 2tahun lalu kelor nemenin eyang uti ke rumah budhe di jakarta. waktu kita naik taxi dari gambir ke rumah budhe (lupa nama daerahnya apa), supir taxi nya manggil eyang uti dengan sebutan "bunda". dan kelor langsung protes, "koq dipanggil bunda, sih? bunda itu kan panggilan buat ibu yang sabar. lha wong eyang uti galaknya minta ampun, gitu!". budhe langsung kesedak nahan ketawa. untungnya eyang gak marah dipanggil galak, malah ikut ketawa juga. entah kenapa menurut kelor panggilan bunda itu khusus buat ibu-ibu yang sabar dan gak galak! hehehehehe.

    ReplyDelete
  7. @Sofyan, lebihnya akeh temen...........hehehe juga.

    @rindrianie, koq seru toh? Mang film silat? Met puasa jg Orin sayang.

    @Celoteh Kelor, ya ampuuun Kelor2x kalo eyang utinya kesedak beneran piye? Alhamdulillah kalo gitu opini dari Kelor, panggilan bunda itu gambaran seorang ibu yang suabhaarr.... Kelor lom tau aja, hehehehe..........bunda bisa galak lho, kalo udah galak bisa-bisa nyapit gak lepas lagi, qiqiqiqiiiii.......

    ReplyDelete
  8. @Honeyliziour, sorry nih bunda baru nengokin blog bunda lagi. Knp gak sopan? Memang beneran nenek lho ya. So jangan sungkan2 kalo mau panggil nenek, hehehehe..........tapi kan kita udah terlanjur sayang......(apa coba?), tetaplah anggap aku bundamu ya? Tq 4 stopping by, honey.

    @Masbro, soale dari awal kenal udah manggil bunda. Iya khaaan.......... Matur nuwun udah nili-i bunda disini.

    @niQue, maren kayak makan arem-arem ya? Tq for visiting my blog.

    ReplyDelete
  9. aku suka dengan panggilan bunda.

    btw, banyak sekali comment anonim nya bunda.

    ReplyDelete
  10. bunda makasih ya udah berkomentar di postingan ina yang ikutan GA >> http://www.inarakhmawati.com/2013/03/the-old-and-new-photos-of-ina.html

    ina udah pernah baca postingan bunda yang ini, tapi hanya silent rider hihihihi. makanya ina bilang budna itu cocok jadi eyang nya ina hihihi. tapi panggilan "bunda" itu rupanya telah mendarah daging di bunda yati. semoga sehat selalu ya bun. oya mau usul, di postingan bunda yang ini, banyak spammer ikut berkomentar ria, buang link alias iklan. kalo bunda ngerasa itu mengganggu, diapus aja buuun hehehe ^______^

    ReplyDelete
  11. salam kenal ya bunda :)
    suamiku juga manggil aku bunda, eh lbh sering disingkat menjadi bun2 sih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih kunjunngan ndutyke ke blog bunda. Bunda mau jalan-jalan ke blog WPnya ndutyke harus punya akun dulu ya. Bunda punya akun tapi rada males bukaa WP, hehe... Bunda itu kan sebenarnya artinya IBu, Mama atau apa deh sejenisny, jadi singkatnya juga bunda sering dipanggil di KEB MakBunbun, hehe... Makasih kunjungan ndutyke dan maaf sekian lama bar bunda respon.

      Delete
  12. hahaha... okay, saya ngerti ceritanya :) *uda merubah panggilan

    ReplyDelete
  13. terjawab sudah yg selama ini terjadi pertanyaan..
    misteri kata "uning" hihihi

    ReplyDelete
  14. aku suka dengan bunda ^^ rasanya ikrib gitu bun

    ReplyDelete
  15. Bunda pasti udah lupa sama aku..... heheeeee

    ReplyDelete
  16. semua orang sudah manggilnya bunda loh... jadi yah wajar kalau dipanggil bunda itu sudah bagu

    ReplyDelete
  17. Owh begono ceritanyo. Kalau saya ikut orang dimari dan setelah liat profil bunda. Hehe

    ReplyDelete
  18. Bunda. Saya malah belum nikah udah punya cucu (anaknya keponakan). Jadi predikatnya "uwan" (nenek perempuan dalam bahasa melayu sambas, kalbar). Karena di rumah saya dipanggil "adek" dan mamahnya cucu saya itu (maksudnya keponakan saya) manggil saya "kak adek, jadi mamahnya ngajarin saya manggil anaknya "uwan adek" (padahal harusnya uwan yanet). Jadi saya nih antara tua banget sama muda banget yah, "uwan" dan "adek" beriringan bersama. hahaha..

    Salam kenal ya bundaaa... Mungkin bunda seumuran dengan mama saya.. ^^

    ReplyDelete
  19. waaah baru tau ternyata ini tho asal muasal sebutan bunda Yati. Salam kenal bunda :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal balik yang paling hangat dari bunda. Makasih kunjungan Nunung ke blog bunda, ya. Maaf baru hari ini bunda nengokin postingan yang ini.

      Delete
  20. ternyata begitu,,, saya juga panggil Bunda ahh :D

    ReplyDelete
  21. Irwin Andriyanto, hehe....iya, begitu. Maaf, Bunda jarang banget buka link yang ini, karena bosen dengan yang Anonim mulu. Baru hari ini check email ada komentar dari Irwin, meluncurlah bunda ke url postingan. Makasih ya kunjungannya.

    ReplyDelete
  22. Apapun panggilannya, yang penting adalah kita memanggil dengan penuh kasih sayang, penuh penghormatan dan penghargaan kepada orang yang lebih tua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betu sekai, Yanti. Makasih kunjungan ke blog bunda untuk postingan yang udah lama banget, heh..

      Delete
  23. ya ampuuuun baru pertama ini maen ke rumah bunda Yati. diusia yang dibilang sdh gk muda tapi tetep tahes fresh itu alhamdulillah bangeeeeet. smoga sehat terus ya bunda.
    aamiin ^^

    ReplyDelete
  24. dWi, makasih kunjungannya ke blog bunda di postingan yang udah lama banget. Memang bunda sudah gak muda lagi, hehe...tapi sudah renta tapi tetap semangat ngeblog biar gak cepet pikun tuh. Btw bunda sudah ke blohnya dWi tapi gak bisa berkomentar, angel banget buat berkomentar di situ, gak muncul mulu.

    ReplyDelete
  25. Sehat selalu bundaaaaa... ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih do'a Yuni untuk bunda dan terimakasih juga kunjungan Yuni ke blog bunda di postingan yang lama ini, hehe...jadi tau, ya, knp udah ninik-ninik masih dipanggil bunda. Met aktivitas, Yun.

      Delete
  26. Wah maaf beratti waktu di FB saya salah ya enggak manggil Bunda hehe..

    Salam kenal Bunda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masa sih salah, gak lah tesyasblog. Makasih kunjungannya ke blog bund dan maapkeun bunda baru meresponnya hari ini.

      Delete
  27. Owalahhh... jadi begini to ceritanya :) Ha..ha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Widyanti, terlalu ya bunda baru ngerespon komentar hari ini setelah bulaan Mei Widyanti berkomentar, huhuuu... Maklum jarang nyambangin postingan lama. Makasih ya kunjungannya.

      Delete
  28. Hehhehe... ternyata uniang itu artinya tante #barutahu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Nu. Maap banget baru di respon hari ini komentar Nunu bulan May tanggal 22. Maklumlah udah lama gak bertandang ke postingan lama, hehe... Makasih kunjungan Nunu, ya.

      Delete
  29. Terjawab sudah misteri kenapa dipanggil bunda, tapi memang lbh nyaman dipanggil bunda,salam kenal bunda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe...tanggal 16 bulan ini si cute baby sekian puluh tahun yang lalu dan menyebabkan bunda menyandang panggilan Bunda itu, Insya Allah, akan menikah, dan pastinya akan tetap memanggil Bunda,hehe.. terima kasih kunjungan Harie Khairiah dan maaf ba haru direspon hari ini. Kenapa? Karena setelah sekian lama ada yang komentar lagi tentang panggilan bunda.

      Delete

  30. Great website! It looks really professional! Sustain the great job!
    sbobet | poker

    ReplyDelete
  31. Bunda, yang bikin link hidup dalam komentarnya baiknya jangan ditampilkan Bun, karena itu kurang bagus buat blog bunda#sekedar saran

    ReplyDelete
  32. Waduh!Bunda gak ngerti tuh. Yang mana, yang mana? Tp rasanya fak bubda klik deh. Nice advice. Knp anonymous? Terima kasih sarannya, tp bunda gak ahli di bidang yg kek gini, hiks...

    ReplyDelete