Wednesday, February 10, 2016

Terima Kasih Mass Market, Aku Bisa Menabung untuk Memberdayakan


Aku dulu bekerja di sebuah perusahaan non-komersial selama 23 tahun. Pun 23 tahun sudah aku mempunyai uang tabungan. Ketika aku membutuhkan jumlah uang yang banyak untuk berbagai keperluan, antara lain untuk membayar uang kuliah anak-anakku, tak ada pilihan lain selain mengundurkan diri dari Perusahaan dengan menarik semua uang tabunganku dari perusahaan tersebut. Katakanlah, di perusahaan itu memang ada kebijakan setiap karyawan dipotong gaji x persen sebagai tabungan ditambah y persen bonus  tabungan dari perusahaan, setiap bulan. Tabungan karyawan setiap bulan menjadi x + y. 

Sewaktu-waktu saat pegawai mengakhiri keterikatannya dengan perusahaan, maka uang tersebut dapat ditarik secara keseluruhan. Ketika itulah uang tabunganku aku ambil dan sekalian mengajukan resign. (withdrawal settlement). Kebutuhan pun terpenuhi. Tapi kemudian timbul masalah baru, karena aku sebagai pensiunan yang menarik seluruh uang tabungan tidak lagi menyisakan uang yang bisa aku terima sebagai uang pensiun bulanan. Semua sudah selesai. Tak kan ada lagi kekhawatiran di masa depan, baik untukku atau untuk anak cucuku. Uang sudah di tangan, tinggal bagaimana kita me-manage keuangan secermat mungkin.

Aku menemukan sebuah jalan terang. Ya! Jalan terang! Simulasi dari Bank BTPN Sinaya -- Menabung Memberdayakan. Hasil simulasi ini sangatlah membuat hatiku gembira karena aku sebagai pensiunan yang tidak memiliki tabungan untuk hari-hari mendatang menemukan secercah harapan di sini. Coba lihat hasil simulasiku di bank ini:



Sebagai pensiunan yang tidak lagi memiliki uang pensiun bulanan tentu saja hati ini merasakan adanya kekurangan dalam menjalani hidup ini. Kekurangan yang bukan ditimbulkan oleh keadaan ekonomi keseharianku, namun lebih kepada pikiran yang hampir saja membuat aku frustasi. Tanpa uang simpanan, apa yang bisa aku berikan sebagai peninggalan untuk anak cucuku? 

Apa usahaku untuk membuat hidup ini berlanjut agar bisa menambah pundi-pundi yang masih terisi uang simpanan untuk tidak cepat habis tandas. Uang yang ada harus bertambah demi untuk anak cucuku kelak. Insya Allah. Alhamdulillah aku masih menerima uang bulanan dari anak-anakku yang telah mapan. Uang bulanan bisa aku tabung di Bank BTPN Sinaya sesuai dengan hasil simulasi yang aku lakukan. 

Memikirkan sebuah Perusahaan Asuransi untuk diriku sudah jauh dari jangkauan akalku karena aku sudah sampai pada umur 77 tahun bulan Juli 2016 ini. Tak ada perusahaan asuransi yang bisa menerimaku lagi.  Jadi kalau ada Bank BTPN Sinaya, yang bisa memberikan ketenangan kepadaku, kenapa harus bingung memikirkan tentang sebuah perusahaan asuransi? Betul, kan? Menabung lebih aman, asalkan kita fokus dan disiplin dalam menabung.

Bayangkan dengan menabung Rp. 2,500,000 per bulan, maka setelah 5 tahun uang di tabungan akan menjadi sebesar Rp. 170,885,649. Woow, jumlah yang sungguh-sungguh fantastis, dapat diberdayakan untuk membantu para pengusaha kecil, menengah, bahkan pengusaha besar sekali pun dalam mengembangkan usaha mereka. Kemajuan usaha mereka akan memberikan arti yang signifikan buat masyarakat. Sudah pasti akan banyak tenaga-tenaga kerja yang dibutuhkan. Insya Allah, akan mampu mengurangi pengangguran di Tanah Air. Aamiin.

Bahagiakah aku? Tentu saja! Kebahagiaan bertahta di hati tua ini, pun di hati setiap Penabung Bank BTPN Sinaya. Bahagia itu sederhana. Bukan karena melimpahnya harta atau uang di tangan kita. Namun kebahagiaan adalah ketika kita bisa membayangkan tabungan kita di Bank BTPN Sinaya diberdayakan untuk sebuah Mass Market. Terima kasih Mass Market, Aku Bisa Menabung untuk Memberdayakan.


Ini juga adalah salah satu kebahagiaan lain yang aku rasakan. Bahagia rasanya bila panas terik menyengat kulit dan hujan gerimis  mengguyur bumi, aku masih bisa berbelanja sepuasnya dengan tenang. Abang Tukang Sayur ini akan masuk ke komplek dan menunggu para pembeli keluar rumah bak tawon menghambur dari sarangnya, hehe...

Dulu si Abang masih mengendarai sepeda dengan keranjang besar di belakangnya. Kini sudah mengalami kemajuan pesat rupanya. Sebuah gerobak bermotor dengan kelengkapan sembilan bahan pokok kebutuhan sehari-hari, membuat ibu-ibu rumah-tangga di komplek kami menghemat waktu instead of harus pergi ke pasar yang lumayan jauh. Sungguh lengkap bawaannya. Supermarket menggelinding, hehe...

Yuk, galakkanlah menabung di Bank BTPN Sinaya? Tidak akan ada penyesalan. Percayalah akan sangat menguntungkan dan sekaligus mampu memberdayakan banyak orang. 

Ada satu hal lagi yang membuat aku bahagia. Aku punya sebuah dompet branded (#sok!) tapi karena sudah kurang lebih lima tahun aku pakai, sudah sobek bagian dalamnya. Juga retsuiting-nya. Trus? Mau dibuang? Sayanglah karena dompet branded gitu lho. Kado ulang tahun pula. Jadi aku selalu ingin memilikinya. Apa akal? 
Kebahagiaan bisa datang dari rasa puas memiliki kembali barang kesayangan. (Source: pakeide.blogspot.com)
Teriakan tukang sol sepatu membuat telingaku berdiri (telinga kelinci kallee...hehe...). Tak ayal lagi aku panggil dan aku perlihatkan dompetku. Ternyata tukang sol itu sanggup memperbaikinya. "Serius Pak?" tanyaku setengah tak percaya.

Dia mengangguk. Pasti. Pekerjaan pun dimulai. Secangkir Kopi Luwak aku sajikan untuk si Bapak Tukang Sol. Aku letakkan di atas kotak perkakas kerjanya. Tidak sampai satu jam dompetku kembali utuh. Alhamdulillah. Coba kalau aku bawa ke Toko Laba-Laba  untuk direparasi, pastilah biayanya mahal sekali. Pengalaman yang sangat mengesankan betapa orang kecil seperti Abang Tukang Sol Sepatu ini mampu membuat aku bahagia.

Nyata, bahagia itu bisa datang menyapa dari mana saja dan kapan saja. Dan kali ini bahagia itu datang  dari Mass Market. Terima kasih Mass Market, Aku Bisa Menabung untuk Memberdayakan.




59 comments:

  1. Nice sekali ceritanya Bunda.. Sangat menginspirasi.. Saat ini aku masih aktif bekerja.. tetapi koq aku sulit sekali nabung, selalu saja ditarik utk berbagai keperluan.. Kecuali aku nabung ala asuransi.. Tetapi setelah baca postinga di atas, aku jd tertarik.. mudah sekali ya Bunda ngumpulin duit ratusan juta hanya dengan nabung dgn jumlah tertentu.. Umurku dah hampir setengah abad masih memungkinkan juga kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bunda lebih banyak lho umurnya dari rita tapi ya berkat punya anak yang memback up kehidupan bunda jadilah bunda usahakan menabung. Memang sih awalnya suka nyomot2, tapi sense of responsibility harus ditegakkan. Makasih kunjungan rita ke blog bunda.

      Delete
  2. Mungkin krn bahan dompetnya hampir serupa sama bahan sepatu ya bun? jd abangnya mau reparasi.
    Saya sendiri jg sering terbantu sama tukang permak jean yg lewat rmh, kdng klau ada baju sobek saya minta tolong ke dia hehe #gakbisajahit,com :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe...itu gak ditambah sama bahan koq, cuman jait doank, cuman kebayang deh repotnya, soalnya retsluitingnya juga jebol gegara kebanyakan nyimpen coins, quququuu... Makasih kunjungan Aprillia ke blog bunda.

      Delete
  3. benar-benar skema yang menguntungkan buat kita ya bunda. Dan manfaatnya luar biasa besar di masa mendatang nanti :). Sukses lombanya bunda..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, sayang bunda yang nun jauh di sana. Betul sekali, indah, menguntungkan pake banget. Makasih kunjungan indah ke blog bunda. Semoga selalu dalam lindunganNya. Aamiin.

      Delete
  4. Tanpa kita sadari kita emang banyak sekali dibantu ya oleh Mass Market di sekitar kita. Dari tukang sayur, tukang las keliling, tukang sol, catering rumahan, jasa pangkas rambut dll. Baru nyadar deh, mereka udah bnatu kita masa kita ga bisa gantian ya bantu mereka? Makasih pencerahannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..Diah, bunda kangen lho sama keceriaannya. Bawaannya seneeeng mulu. Makasih ya kunjungan Diah ke blog bunda.

      Delete
  5. Bundaa, menabung memang yang terbaik untuk masa depan. Apalagi jika berguna bagi orang lain :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali Rach Alida, tapi kadang banyak juga godaannya, hehe... Makasih kunjungan Alida ke blog bunda.

      Delete
  6. Dengan menolong kita juga akan ditolong 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kepercayaan akan hal itu harus kita tanamkan dalam hati. Makasih kunjungan Okti Li ke blog bunda.

      Delete
  7. Menabung itu menyakitkan banget di depan tapi di akhir2 hoooo sungguh membuat sumringah ya bun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kan ada pribahasa tuh "Berakit-rakit ke Hulu, Berenang-renang ke tepia, ber-sakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Naaa...Yuuuk, nabung bang-bing-bung. Makasih kunjungan Ika Hardiyan Aksari ke blog bunda.

      Delete
  8. Cerita nya menyentuh Bun..
    Apa kabar Bunnnn.. Lama nih tak jumpa hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih pujiannya. Kabar bunda, baik, Ye. Iya, nih udah pengen nebeng lagi kalo ada acara, hehe... Makasih kunjungan Yeye ke blog bunda.

      Delete
  9. Jadi sambil menabung juga ikut membantu usaha orang lain ya Bunda. Keren juga ya BTPN.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 'Tul, Ipeh Alena, seperti begitu planningnya. Insya Allah selalu berjalan lancar. Makasih kunjungan Ipeh ke blog bunda.

      Delete
  10. ceritanya..menginspirasi bun.... sayang aku belum nabung disana he2, mass market..emangkita butuhkan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, terima kasih, Nova. Baru dengar sih bunda juga tentang Mass Market ini. Makasih kunjunga Nova ke blog bunda.

      Delete
  11. Sebagai ihtiar, tentu perlu yaa... Semoga jd pemenang GA yaa...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali. Ini bukan GA lho tapi lomba menulis BP kolaborasi dengan pihak Bank BTPN. Yang penting lomba, ya, mutia. Makasih do'anya dan makasih juga kunjungan mutia ke blog bunda.

      Delete
  12. keren bunda..

    sukses lombanya ya bunda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih fitri anita do'anya dan pujiannya. Makasih juga kunjungan fitri anita ke blog bunda.

      Delete
  13. Masnya malu2...

    sukses buat lombanya, Bunda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiihii...malu2 dideketin ma ninik-ninik. Makasih do'anya. Makasih juga kunjungan Jiah ke blog bunda.

      Delete
  14. Asal ada niat pasti bisa nabung yaa bunda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali, where there's a will, there's a way. Makasih kunjungan Harie Khairiah ke blog bunda.

      Delete
  15. Selalu kagum dengan bunda energinya seperti tidak pernah habis. Sukses dengan lombanya ya bun.........

    ReplyDelete
    Replies
    1. tizara, makasih kunjungannya ke blog bunda. Bunda juga kagum pada tizara. Salam hangat buat tizara dan permata hati tizara.

      Delete
  16. nice story, tolong menolong ya bunda :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you. Betul sekali. Makasih ya kunjungan meutia rahmah ke blog bunda.

      Delete
  17. Good luck, Bunda. Jadi malu ih, saya nabungnya masih bolong-bolong hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iiiicchh..koq pake malu, bolong-bolong juga kalo cepet ditambel kan oke-oke-aja, hehe... Makasih ya untuk Good luck-nya. Makasih juga kunjungan Fita Chakra yang cantik ke blog bunda.

      Delete
  18. Subhanallah Bunda ceritanya sangat menginspirasi. Semoga bunda selalu sehat yaaa...

    Untuk urusan memperbaiki dompet, tukang sol sepatu memang tidak ada tandingannya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kalau ceritanya menginspiraasi Memez. Aamiin semoga Memezz juga selalu dalam lindunganNya, ya. Aamiin. Iya, coba kalo gak ada tukang sol, ya, repot bin ribet. Makasih kunjungan Memez ke blog bunda.

      Delete
  19. Terima kasih Bunda, ceritanya sangat menginspirasi. Semoga kita semua bisa menghargai Mas Market disekitar kita :) Sukses lombanya ya Bun. Oh ya, jika Paybill.id akan mengadakan lomba blog, jangan lupa ikutan ya.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih untuk pujiannya dan terima kasih juga untuk do'anya. Wah, dengan senang hati kalau di "colk" untuk ikutan lombanya. Insya Allah akan berpartisipasi kalau mampu lho, hehe...Makasih lagi nih untuk kunjungan Paybill.id ke blog bunda. Btw, kenapa sih gak pake nama yang betulan, ini kan nama bo-ong, wkwkwk...

      Delete
  20. Ceritanya sangat membangun sekaliiiii ^^... jadi terpacu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah yoekaa kalu terpacu karena postingan bunda ini. Makasih kunjungan yoekaa ke blog bunda.

      Delete
  21. akhir-akhir ini suka mampir ke sini.. karena kerap kecipratan energi dari si bunda.. :) begitu pun dengan masalah menabung ini... sukses untuk lombanya bunda...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih kalo bisa nyipratin helni, hehe... Makasih untuk do'anya dan makasih juga untuk kunjungan helni ke blog bunda.

      Delete
  22. Bunda, saya sangat membutuhkan tukang sol, tapi jarang lewat nih, sepatu butuh di sol, btw untuk mengatasi masa pensiun saya juga sudah menyisihkan tabungan untuk masa paripurna nanti, tapi sepertinya itu untuk saya aja, kalau di BTPN Sinaya malah dapat dua kali lipat ya, untuk kita dan pemberdayaan orang lain

    ReplyDelete
  23. Bener bunda.. budaya berinvestasi iti harus dibiasakan ya

    ReplyDelete
  24. bener bunda mass market tuh penolong kita yang butuh kepraktisan dan tak punya banyak waktu yaa.
    waah klo bunda bisa menysiihkan sebesar itu sudah investasi besar dan hasilnya luar biasa ya dalam 5 tahun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ophi, mimpi aja dulu kan gapapa. Itu kan setelah klik simuasi lhaaa...hasilnya segitu. Insya Allah. Rezeki mah dari mana aja, kan? Makasih kunjungan ophi ke blog bunda.

      Delete
  25. Wah ceritanya bagus bunda. Mass market memang menjadi penolong ya.
    Bunda benar-benar mantap deh.

    ReplyDelete
  26. Ceritanya panjang juga ya, Bisa diambil pelajaran baiknya juga nich

    ReplyDelete
  27. M88asia Action expresses priorities, Each one prays to God according to his own light

    ReplyDelete
  28. Tanpa kita sadari kita emang banyak sekali dibantu ya oleh Mass Market di sekitar kita. Dari tukang sayur, tukang las keliling, tukang sol, catering rumahan, jasa pangkas rambut dll. Baru nyadar deh, mereka udah bnatu kita masa kita ga bisa gantian ya bantu mereka? Makasih pencerahannya :) agen casino bolatangkas judi online

    ReplyDelete
  29. Mungkin krn bahan dompetnya hampir serupa sama bahan sepatu ya bun? jd abangnya mau reparasi.
    Saya sendiri jg sering terbantu sama tukang permak jean yg lewat rmh, kdng klau ada baju sobek saya minta tolong ke dia hehe #gakbisajahit,com :P

    poker88 dewapoker

    ReplyDelete
  30. I really enjoy simply reading all of your weblogs. Simply wanted to inform you that you have people like me who appreciate your work. Definitely a great post
    pokerace99 pokerclub88 afapoker raja qq

    ReplyDelete
  31. Thanks for taking the time to discuss this, I feel about it and love learning more on this topic. If possible, as you gain expertise, would you mind updating your blog with more information? It is extremely helpful for me.
    bet365 lapak303 asikqq

    ReplyDelete
  32. I have exactly what info I want. Check, please. Wait, it's free? Awesome!
    Agen Sbobet | LiveScore | M88bet

    ReplyDelete

  33. Great website! It looks really professional! Sustain the great job!
    Judi Bola | live casino

    ReplyDelete