Menyiasati Tagihan Listrik Agar Tidak Membengkak

Menyiasati Tagihan Listrik Agar Tidak Membengkak. Mungkin bukan cuma aku yang ingin mencari solusi bagaimana caranya mengupayakan agar tagihan listrik masih bisa ditolelir dan tidak melangit tagihannya. Hasil dari ngobrol sana-sini sesama para Ibu, akhirnya aku dapat kesimpulan bahwa banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghindari pembengkakan ini. Yuk, silakan simak hasil kumpulan obrolan berikut ini.





Beberapa waktu lalu kita semua mendengar kabar yang cukup mengejutkan tentang tarif dasar listrik yang beranjak naik dan juga dicabutnya salah satu subsidi listrik yang biasanya ada. Nah, berita tersebut tentu saja akan berdampak cukup besar pada segi keuangan, terutama pada keluarga kecil di kalangan menengah kebawah yang bisa jadi biaya listrik bulanannya akan meningkat secara drastis.
Padahal di saat yang sama Anda masih harus membayar berbagai macam tagihan bulanan yang juga akan membuat dompet Anda menipis, hehehe...  Lalu bagaimana solusi untuk mengatasi masalah ini tentunya Anda pun mengharapkan pendapat atau masukan yang positif. Iya, kan?
Nah, hasil rangkuman beragam pendapat dari para Emak dan Ibu rumah-tangga, aku telah memilihkan beberapa solusi yang dapat Anda terapkan untuk menangani permasalahan ini. 
Sebelum berbagai macam tip dan trik yang bersifat teknis, kami ingin mengingatkan juga kepada Anda, siapapun yang sedang berada di halaman blog-ku dan sedang menelusuri bacaan ini, baik Anda kepala keluarga, anak, istri atau anggota keluarga yang ada di rumah Anda -- pada dasarnya -- ikut betanggung-jawab dalam menghemat pemakaian listrik sehari-hari di rumah. 
Mengingat fakta yang telah aku paparkan di atas, yaitu tentang penghematan pemakaian listrik, alangkah baiknya apabila semua anggota keluarga di rumah Anda memperhatikan beberapa tip sebagai rangkuman obrolan antar Emak/Ibu rumah-tangga yang, In Shaa Allah, akan berdampak pada penghematan anggaran rumah-tangga terkait biaya listrik bulanan, antara lain seperti berkut ini:
Pertama-tama Anda bisa dengan bijak mengurangi penggunaan listrik untuk peralatan elektronik di dapur, misalnya kulkas dan rice cooker. Kealpaan kita, termasuk aku, hehe...tak lepas dari kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan membengkaknya biaya listrik bulanan. Mau tahu kebiasaan buruk apa saja? Yuuk, simak tip dan trik yang berikut ini:
Kulkas
  • kebiasaan meletakkan makanan yang masih dalam kondisi panas ke dalam kulkas
  • kurang rapat menutup pintu kulkas, bahkan mungkin yang lebih parah lagi seringkali lupa menutup pintu kulkas (hihihiii....alhamdulillah aku gak pernah lupa kalau yang satu ini)
  • terlalu sering membuka kulkas   
Hal-hal tersebut tentu akan memaksa kulkas bekerja lebih keras dan pada akhirnya akan berakibat pada mahalnya biaya listrik bulanan yang harus  dikeluarkan. Bukankah begitu?

Rice Cooker
Nah, alat rumah-tangga yang satu ini bisa membuat Anda terkejut pada saat membayar listrik  di akhir bulan.  Kenapa? Ya, karena hal berikut ini, yang tanpa sadar, atau memang Anda, termasuk aku, tidak tahu -- apa yang biasa Anda lakukan dalam menanak nasi menggunakan rice cooker. Salah satu kebiasaan yang kurang baik (aku juga melakukannya, hiks...) yaitu menggunakan air bersuhu rendah ketika menanak nasi.  Sebaiknya gunakanlah air panas, atau setidaknya air dengan suhu ruangan setiap kali ingin memasak nasi menggunakan rice cooker.
Mungkin terdengar sepele, tapi jika dilakukan 2 kali sehari selama 30 hari, kemungkinan besar rice cooker di ruang makan Anda menjadi penyumbang mahalnya biaya listrik bulanan Anda.

 
Kebiasaan buruk dan aktivitas lain

Beberapa kebiasaan di dapur atau aktivitas lain yang bisa lebih bijak dan lebih efektif Anda lakukan  dalam upaya menghemat, atau bahkan menurunkan biaya listrik rumah-tangga antara lain sebagai berikut:
  • Jangan membiarkan air kran terus mengalir ketika kita mencuci piring atau membersihkan alat-alat dapur.  Apalagi Anda yang menggunakan air tanah yang memiliki motor/mesin/pompa air sendiri. 
  • Mencuci pakaian:  Salah satu pemikiran yang salah, namun cukup sering dilakukan oleh para Ibu rumah-tangga -- mereka berpendapat semakin jarang  mencuci pakaian, maka akan semakin murah biaya listrik. Secara logika mungkin Anda memang mencuci dalam frekuensi yang lebih sedikit.  Namun jika prinsip itu  Anda pegang  (semakin jarang  mencuci pakaian, semakin murah biaya listrik) berarti kemudian Anda akan mencuci banyak pakaian sekali cuci. Seringnya Anda memaksakan mesin cuci bekerja di luar kapasitasnya -- selain bisa menyebabkan mesin cuci cepat rusak, kebiasaan ini juga akan mengakibatkan biaya listrik Anda akan membengkak.
  • Menyetrika pakaian:  disarankan belilah setrika pakaian yang sudah memiliki pengatur panas secara otomatis sehingga Anda tidak perlu menaik-turunkan suhu setrika secara manual dan ekstrem. Karena hal tersebutlah yang menjadi salah satu penyebab setrika menggunakan banyak daya listrik.
Kemudian cara terakhir yang wajib dilakukan oleh seluruh anggota keluarga, karena cara inilah yang terkait dengan kebiasaan penghuni rumah yang bersangkutan. Maksudnya yaitu kebiasaan bersantai! Banyak dari kita lupa diri ketika sedang bersantai. Hal ini kemudian berakibat kepada borosnya listrik untuk penggunaan alat-alat elektronik, seperti televisi, komputer meja, alat pemutar musik, dan lain sebagainya. Nah, untuk yang satu ini saranku gunakanlah alat-alat tersebut secara lebih bijak. Jika tidak membutuhkannya, matikanlah.  Lakukanlah untuk menyiasati tagihan listrik agar tidak membengkak.
 
Last but not least: Lakukan apa yang terbaik untuk menyelamatkan beban biaya listrik dan pengeluaran lain dalam rumah-tangga Anda agar lebih hemat dan jangan berlakukan di kehidupan Anda pribahasa ini: "Besar pasak dari pada tiang!" hehe...

Semoga bermanfaat.



 

Comments

  1. Giru ya bunda. Utk masak nasi saa sering pake air dingin, musti air panas ya biar rice cooker tdj bekerja ekstra...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Adi, tp ternyata lbh baik dgn air panas
      Mksh kunjungan Adi

      Delete
    2. Iya, Adi, tp itu kan upaya kita u/menghemat listrik. Mksh kunjungannya.

      Delete
  2. naice tips ya bunda, mantap banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you, Milda Ini. Thank u 4 ur visiting my blog.

      Delete
  3. Mksh, Milda Ini utk mantapnya dan utk kunjungan Milda ke blog bunda.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ada Apa Dengan Panggilan Bunda?

Khasiat Serai Merah

Eratnya Ikatan Kekeluargaan Itu